Pin Emas Dewan Diganti Kuningan

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 22 Agustus 2019 - 16:10:51 WIB   |  dibaca: 176 kali
Pin Emas Dewan Diganti Kuningan

PERSIAPAN: Petugas Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang sedang menggelar gladi resik pelantikan anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Rabu (21/8).

KAB. TANGERANG, BANTEN RAYA - Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Tangerang terpilih 2019-2024 dijadwalkan akan dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tangerang di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Jumat (23/8). Pelantikan anggota DPRD itu dipastikan tidak mengunakan pin emas atau lencana.

Plt Sekretaris DPRD Kabupaten Tangerang, Firza Mahali mengatakan, pin emas yang biasa dipakai oleh legislator tidak akan digunakan oleh para anggota DPRD Kabupaten Tangerang terpilih hasil Pemilu 2019. Alasannya, karena sekretariat DPRD belum bisa mengadakan untuk anggota dewan terpilih periode 2019–2024. "Pin emas itu diganti pin berbahan kuningan. Karena memang lebih murah," kata Firza saat menghubungi wartawan melalui telepon, Rabu (21/8).

Firza menjelaskan, pihaknya masih menanti terbitnya surat edaran (SE) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait lencana atau pin emas anggota dewan itu. Namun, sebagai bentuk antisipasi, pihaknya memutuskan untuk mengadakan pin duplikat yang terbuat dari kuningan terlebih dahulu. Apalagi jadwal pelantikan anggota dewan terpilih sudah semakin mepet. "Kalau emas itu nanti jadi aset pemkab. Setelah tidak menjabat, harus dikembalikan," jelasnya.

Firza menambahkan, selain pin duplikat berbahan kuningan, pihak sekretariat DPRD juga tengah menyiapkan pakaian dinas bagi para anggota dewan terpilih. Masing-masing wakil rakyat bakal mendapat enam pasang pakaian dinas baru. “Masing-masing harga pakaian dinas itu dibanderol berbeda. Rician harganya saya lupa, coba tanya ke Bagian Rumah Tangga atau Bagian Umum Sekretariat DPRD,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang, Muryati mengatakan, menjelang pelantikan, pihaknya telah menyiapkan seragam berupa stelan jas seharga Rp 3,9 juta untuk satu anggota DPRD. Pembuatan jas untuk pelantikan anggota DPRD tersebut telah dilakukan tender pekerjaan.  Bahannya dari wol di atas lima puluh persen yang dibuktikan dengan keterangan laboratorium," katanya.

Terkait pelantikan, Muryanti mengungkapkan, persiapan sudah dilakukan dari Jumat (16/8) lalu. Persiapan dimulai dengan memajang figuran dan foto serta gladi resik bersama anggota dewan terpilih. “Untuk hari ini, gladi resik hanya petugas internal saja, dari mempersiapakan petugas, surat undangan, mengatur tempat duduk dewan terpilih, juga susuran acara,” pungkasnya. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook