Perserang 0 VS 1 Sriwijaya FC Tumbang di Kandang

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Kamis, 22 Agustus 2019 - 16:17:47 WIB   |  dibaca: 149 kali
Perserang 0 VS 1 Sriwijaya FC Tumbang di Kandang

KRITIK RASISME : Aliansi Mahasiswa Papua menggelar demonstrasi di depan Kampus UIN Syarif Hidayatullah, Kota Tangsel, Rabu (21/8/).

SERANG, BANTEN RAYA – Misi balas dendam yang dicanangkan Perserang saat laga menjamu Sriwijaya FC gagal terwujud di Liga 2 wilayah barat putaran kedua. Bermain di hadapan pendukungnya, Perserang harus mengakui keunggulan tamunya dengan skor tipis 0-1, di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, kemarin.

Gol semata wayang yang diciptakan pemain tengah Sriwijaya Hendri Satriadi di menit ke-84, membuat wakil dari Palembang ini mencuri 3 poin dari Perserang. Kemenangan Sriwijaya ini juga memutuskan rekor Perserang selalu memang di kandang.

Tiga poin yang diraih Sriwijaya ini semakin membuat tim asuhan Kas Hartadi kokoh di puncak klasemen dengan torehan 24 poin. Sementara Perserang masih tertahan di posisi 4 dengan raihan 20 poin.Sejak menit awal berlangsungnya pertandingan, tim tuan rumah tampil menyerang. Namun sayangnya permainan klub asal Palembang tersebut dapat mengantisipasinya, dan lebih memanfaatkan serangan balik. Hingga turun minum, papan skor tidak berubah 0-0.

Di babak kedua, skuat Laskar Singandaru terus mengempur pertahanan Sriwijaya, namun peluang yang tercipta tidak mampu dikonfersi menjadi gol. Pada menit ke-66, sang winger Perserang Hari Habrian terkena kartu kuning dua kali yang berujung kartu merah, karena protes terhadap keputusan wasit yang merugikan timnya.

Bermain dengan sepuluh pemain, konsentrasi skuat Perserang mulai buyar, di menit ke-84 pemain Sriwijaya mampu memanfaatkan keunggulan pemain, umpan satu dua ke mulut gawang dapat dimanfatkan menjadi gol oleh Hendri. Hingga pluit panjang ditiup, skor akhir 0-1 untuk kemenangan skuat Laskar Wong Kito.

Pelatih Kepala Perserang Jaya Hartono mengaku kecewa dengan keputusan wasit yang merugikan timnya. Salah satunya, ketika hakim garis sudah mengangkat benderanya tetapi diturunkan lagi karena posisi bolanya menguntungkan tim lawan, padahal bola jelas keluar.

“Kemudian juga, ketika pemain lawan terjatuh, dan kemudian datang tim kesehatan ke dalam lapangan, harusnya kan pemainnya itu keluar terlebih dahulu, malah dibiarkan terus bermain dan berhasil memasukan gol. Keputusan ini kan tidak bisa dibenarkan, dan yang membuat saya protes, dan kami kecewa dengan sikap dan keputusan wasit," tutur dia.

Sementara itu, Kapten Perserang Idang Novriza Ali mengkui hal yang sama, keputusan wasit banyak yang tidak menguntungkan bagi tim yang ia pimpin. “Kita tuan rumah, tapi seperti bermain away. Banyak keputusan yang kurang menguntungkan tim kita,” ucapnya.

Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi mengatakan, kemenangan ini berkat kerja keras para pemain yang tampil luar biasa, ditambah pemain anyar yang diturunkan memberikan warna yang berbeda bagi permainan skuat Laskar Wong Kito. "Seluruh pemain bekerja keras di laga ini, sehingga kita bisa membawa pulang poin penuh," kata dia.

Ia mengakui, pada babak pertama permainan agak bertahan dan lebih memanfaatkan serangan balik. Disinggung soal keputusan wasit, dikatakan dia, wasit bertindak sudah sewajarnya. "Dan sebetulnya kita hanya menargetkan satu poin, tetapi kita beruntung bisa memenangkan laga ini. Soal wasit, saya kira wajar-wajar saja," ucapnya.

Sementara itu, salah satu pemain bertahan Sriwijaya FC Yericho Christiantoko mengaku, sangat bersyukur sekali atas kemenangan pada laga perdana di putaran kedua ini. "Sangat senang sekali, mudah-mudahan tren positif ini bisa berlanjut," ujar dia. (basyar/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook