Satu Keluarga Tewas di Tol Tangerang-Merak

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 22 Agustus 2019 - 16:19:39 WIB   |  dibaca: 612 kali
Satu Keluarga Tewas di Tol Tangerang-Merak

BUS TERGULING : Polisi melakukan pemeriksaan terhadap bus yang mengalami kecelakaan di jalan tol yang mengakibatkan satu keluarga asal Lampung meninggal dunia, Rabu (21/8).

SERANG, BANTEN RAYA - Empat orang tewas dalam kecelakaan tunggal bus PO Sahabat nomor E 7564 KC jurusan Merak - Cirebon di Kilometer 79, Jalan Tol Tangerang-Merak, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Rabu (21/8) pagi. Keempatnya merupakan satu keluarga, warga Palas Jaya, Desa Palas, Kecamatan Palas, Lampung Selatan.

Keempat korban meninggal dunia yang dibawa ke Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang yaitu Dewi Aswarti (45), Asnah (74), Fadli (3) dan Astri (45). Sedangkan 24 orang yang mengalami luka-luka dibawa ke RS Sari Asih, Kota Serang.

Nama-nama korban yang selamat dalam kecelakaan yakni Winarto, Roselawati, Casrudin, Kusen, Jumhari, Edi Sumardi, Jae, Udin, Romlah, Rukmanah, Januarta, Lina Karlina, Lina H, Rafif, Reysya Ainurohman, Eko, Yovan, Kuswanto, Satri, Suratno, Nuril Aulia, Ernawati, Suratno dan Yanti.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Banten Raya, kecelakaan yang terjadi pada pukul 04.35 WIB itu bermula saat bus bermuatan sekitar 28 penumpang yang dikemudikan Bambang Harianto melaju dari arah Tangerang menuju Merak, berkecepatan tinggi. Setibanya di lokasi kejadian, bus hilang kendali menabrak pembatas jalan hingga terbalik. Meski sudah terbalik, bus berwarna hijau tersebut tetap melaju. Akibatnya empat penumpang yang duduk di sebelah kiri badan bus meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kanit Laka Lantas Ditlantas Polda Banten IPDA Pujianto mengatakan, kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pendataan terhadap puluhan penumpang bus jurusan Merak - Cirebon tersebut. "Kami bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten juga sudah mengecek kelaikan bus yang dibawa ke Ciujung (Pintu Tol Kragilan, Kabupaten Serang -red) . Dari hasil pemeriksaan, sistem rem dan kendaraan dinilai laik jalan, tidak ada masalah," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Pujianto, saat ini kepolisian tengah melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi bus maut tersebut dan belum bisa memastikan penyebab terjadinya kecelakaan. "Sampai saat ini kami sudah memeriksa enam orang terdiri dari penumpang, dua kondektur, serta petugas patroli yang bertugas di lokasi. Penyebabnya masih kita selidiki," ujarnya.

Sementara itu, Mamad, kerabat korban mengatakan, keempat korban meninggal dunia merupakan satu keluarga, terdiri dari nenek, menantu, adik ipar dan keponakan. Sedangkan, ibu dari keponakannya atas nama Silfi masih dalam perawatan di Sari Asih."Mereka baru pulang habis menghadiri acara hajatan keluarga di Wonosobo," kata warga yang tinggal di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang ini.

Mamad mengaku tidak pernah menyangka dari puluhan penumpang yang ada di dalam bus tersebut, hanya keluarganya yang meninggal dunia. Meski ada keluarganya yang juga selamat dalam kecelakaan di dalam tol tersebut. "Kalau suaminya memang nggak ikut, dia ada di Lampung. Karena saya keluarga yang paling dekat rumahnya (Tangerang), jadi saya langsung ke sini sambil menunggu keluarga di Lampung," tambahnya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook