Pucuk Merah di Kampung Sindangjaya

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 23 Agustus 2019 - 11:52:04 WIB   |  dibaca: 79 kali
Pucuk Merah di Kampung Sindangjaya

KRAMATWATU – Pucuk merah berjejer di kanan dan kiri jalan Kampung Sindangjaya, tepatnya di RT 002 RW 004. Pohon dalam pot ini cukup rapi ketika Radar Banten memasuki perkampungan yang mewakili Desa Tonjong, Kecamatan Kramatwatu, dalam Kampung Bersih dan Aman 2019, Kamis (22/8).

Warga melakukannya sebagai salah satu upaya memenangkan lomba kebersihan dan keamanan kampung tingkat Kabupaten Serang.Ketua RT 002, Kampung Sindangjaya, Arma mengatakan, penataan jalan kampung sebagai persiapan mengikuti Kampung Bersih dan Aman itu baru akan dilakukan, Jumat (23/8) hari ini.

Warga dibantu bintara pembina desa (Babinsa) bergotong royong, melakukan kerja bakti melalui program Jumat Bersih (Jumsih). “Kalau yang jadi andalan kita yakni, tanaman pucuk merah,” kata Arma kepada Radar Banten, kemarin.

Menurutnya, pohon pucuk merah menjadi pilihan karena tanaman yang mudah dirawat dan daunnya tidak dimakan kambing. Selain itu, pohon pucuk merah terlihat bagus untuk memperindah lingkungan. “Di setiap rumah, kita wajibkan menanam pucuk merah,” terangnya.

Di jalan Sindangjaya, lanjut Arma, juga akan dhias dengan lukisan tiga dimensi (3-D). Rencana ini merupakan peningkatan kebersihan dan keindahan lingkungan yang selama ini sudah dijaga oleh warga RT 002 RW 004. Setiap pagi dan sore hari, ibu-ibu kampung ini rutin menyapu halaman rumah masing-masing dan menyiram tanaman.“Kita optimistis bisa menang di lomba Kampung Aman dan Bersih,” tukas Arma.

Namun, Arma mengaku, Sindangjaya belum bisa memenuhi empat persyaratan perlombaan yang bertujuan menciptakan kampung indah, bersih, dan aman tersebut. Yakni, harus tersedia tempat pembuangan sampah (TPS), sistem keamanan lingkungan (siskamling) yang aktif, kelompok pemuda sadar hukum, dan kelompok sadar lingkungan.“Kita baru punya gardu (pos kamling-red). Itu pun siskamlingnya belum memiliki papan data. Tapi, setiap malam ada yang ronda,” katanya.

Arma mengaku, Sindangjaya yang dihuni oleh 475 jiwa dari 105 kepala keluarga (KK) selalu kompak dan siap menyukseskan Sindangjaya menjadi juara lomba yang ber-tagline ‘Kampungku Bersih Kampungku Aman’ ini. “Secepatnya kita lengkapi empat persyaratan itu,” tegasnya.

Soleh Sahuri, warga Kampung Sindangjaya, mengaku optimistis kampungnya menjadi juara lomba. Alasannya, Sindangjaya pernah memenangkan lomba kerapihan kampung tingkat Desa Tonjong tahun 2018. “Kita sudah biasa ikut lomba kayak gini, jadi yakin menang,” ujarnya. (mg06/don/ags)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook