Pemasaran Produk UMKM Dituntut Berbasis Online

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:26:23 WIB   |  dibaca: 74 kali
Pemasaran Produk UMKM Dituntut Berbasis Online

PEMAPARAN: Pelatihan pemasaran produk UMKM secara online yang digelar Dinkop UMK Kota Cilegon, Jumat (23/8).

CILEGON, BANTEN RAYA - Sebanyak 40 Usaha Mikro Kecil (UMK) mendapatkan pelatihan pemasaran berbasis online. Pasalnya, di era digital seperti saat ini pemasaran produk UMK juga dituntut untuk berbasis online. Pelatihan dilaksanakan mulai 21 hingga 22 Agustus 2019 di Hotel Sari Kuring Indah (SKI) Cilegon.

Kepala Seksi (Kasi) Pengawas, Pemeriksa, Penilai Kesehatan Koperasi pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Kecil (DinkopUMK) Kota Cilegon, Muhammad Ibrohim Aji menjelaskan seiring makin berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, maka pembekalan dan pelatihan untuk memasarkan produk secara online harus intens dilakukan supaya mampu mengikuti laju perkembangan di era digital seperti sekarang ini. "UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi di Kota Cilegon juga harus siap menghadapinya," ungkapnya, Jumat (23/8).

Dengan pemasaran secara online, Ia meyakini produk yang terjual bisa lebih banyak lagi dengan jangkauan yang lebih luas lagi. "Namun tidak semua mengerti bagaimana memasarkan secara online tersebut, makanya kita melakukan pelatihan. Kami berharap tidak ada lagi pelaku usaha yang gaptek (gagap teknologi-red). Kegiatan ini juga menurut Ibrohim merupakan salah satu implementasi smart economy yang merupakan bagian dari smart city di Kota Cilegon,” terang Ibrohim.

Sementara itu, Akademisi Untirta yang hadir sebagai narasumber Meutia mengatakan, pelaku usaha di era digital seperti saat ini juga dituntut untuk bisa memasarkan produk secara online. Ia berharap pelaku usaha bisa mengelola usahanya secara online dengan market place. Sehingga, pelaku UMK bisa mengetahui bagaimana cara memasarkan produk melalui market place dan kemudian langsung memasarkan produk market place tersebut.

Pelatihan ini, kata Meutia, dilakukan untuk mendukung program pemerintah pusat yaitu menjadikan Indonesia sebagai Digital Energy Of Asia dan 1.000 UMKM Online yang digagas oleh Kementerian Koperasi dan Kementrian Komunikasi dan Informasi.

Meutia juga mengungkap data pelaku usaha yang ada di Kota Cilegon.  Menurutnya, untuk para pelaku UMKM di Kota Cilegon cukup baik pengelolaannya. “Dengan melakukan pemasaran secara online, maka produk yang dihasilkan oleh UMKM asal Kota Cilegon bisa terjual kemana-mana, tidak hanya di Kota Cilegon namun juga di seluruh Indonesia bahkan hingga keluar negeri,” harapnya.

Direktur Pusat Inkubator Wirausaha dan Klinik UMKM (PIWKU) Kota Cilegon, Laura Irawati menjelaskan jika kegiatan yang dilakukan merupakan dukungan untuk smart city di Kota Cilegon. "Dengan pemasaran secara online diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat di Kota Cilegon. Karena di era serba digital ini sudah saatnya pelaku usaha mulai mengasah kemampuan dan keterampilan untuk bisa melakukan pemasaran secara online," tuturnya.

Laura mengatakan bahwa para pengusaha UMKM harus bisa membangun kapasitas dengan mengikuti berbagai kegiatan pelatihan dan pengembangan usaha. "Karena selain menyampaikan penyediaan layanan pemasaran berbasis online yang dimiliki, Pemkot Cilegon melalui Piwku, diharapkan dengan menyampaikan era digital saat ini perlu membangun kapasitas pengusaha UMKM melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pengembangn usaha baik secara langsung (offline) maupun secara online secara berkesinambungan," ujarnya.

Laura juga berbagi resep untuk para pengusaha UMKM agar selalu aktif di medsos untuk menjual barang jualannya. "Triknya harus aktif berinteraksi dengan media sosial, baik dengan mengupload produk dan men-share-nya dalam berbagai tool yang ada seperti fanspage dan group-group market place di Facebook yang sekarang marak di Facebook. Serta optimalisasi Facebook, Instagram, dan WA," terangnya.

Laura berharap para pelaku usaha bisa saling memberikan energi dan semangat. "Kita minta mereka bergabung di komunitas UMKM yang ada di PIWKU. Untuk memotivasi juga seperti keberhasilan UMKM.

Sering UMKM, share tentang keberhasilan mereka misalnya ikut pameran tingkat nasional, lolos kurasi produk, atau dapat omset besar. Dengan ada dalam komunitas kami harap bisa saling memberikan energi dan semangat, termasuk piwku menyediakan diri sebagai tempat curhat UMKM jika ada kendala. Piwku jadi tempat curhat UMKM dan pendampingan," tandasnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook