Antre Air Bersih Dimana-mana

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Sabtu, 24 Agustus 2019 - 12:34:06 WIB   |  dibaca: 225 kali
Antre Air Bersih Dimana-mana

PAGELARAN, BANTEN RAYA - Musim kemarau panjang semakin dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Pemandangan antrean warga menanti air bersih tampak dimana-mana di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Banten.

Salah satunya tampak di Desa Surakarta, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang. Warga antre mendapatkan bantuan air bersih dari Polres Pandeglang, Jumat (23/8). Di lokasi mobil tangki sudah disambut ratusan ember dan jeriken kosong berbagai ukuran  milik warga yang selama ini sulit mencari air bersih. Warga tampak senang ketika embernya penuh seraya mendoakan agar Polisi tetap menjadi pelayan dan pengayom masyarakat.

Mendistribusikan air dari satu tangki mobil berisikan 8.000 liter  rupanya menguras energi Kapolres Pandeglang Indra Lutrianto Amstono yang terjun langsung mengatur distribusi air. Namun hal tersebut tak membuat surut semangatnya dan terobati setelah melihat kegembiraan warga mendapatkan air bersih yang bakal mereka gunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
"Pegel juga rupanya ya, namun rasa pegelnya hilang dan terobati, melihat masyarakat yang terlihat senang, hari ini (kemarin -red) kita lihat bersama warga sangat bahagia mendapatkan bantuan air," kata Kapolres Pandeglang.

Indra berharap bantuan itu dapat meringankan warga yang saat ini kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang. "Bakti sosial penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan empati Polres Pandeglang terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam kekeringan," tegas Kapolres didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pandeglang Ina Indra Lutrianto.

Kapolres menjelaskan, air yang disalurkan merupakan bantuan dari Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir. "Bapak Kapolda memberikan bantuan air bersih sebanyak 15 mobil tangki kepada warga Pandeglang yang mengalami kekeringan, salah satunya air bersih ini kita salurkan di Kecamatan Pagelaran," ungkapnya.

Di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, warga sangat menanti bantuan air bersih dari pemerintah daerah. Jai Dawi, salah seorang warga Kilasah, Kasemen,mengatakan, sejak kemarau, ia kesulitan untuk mendapatkan air bersih. “Sumber air bersih di sini (Kilasah) sudah susah. Di mana-mana sudah kering termasuk sumber air sumur dan pam,” kata Jai, kepada wartawan, ditemui usai mendapatkan air bersih dari BPBD Kota Serang, Jumat (23/8).

Ia mengungkapkan, meskipun pemerintah daerah berkali-kali telah mendistribusikan air bersih di lingkungannya, namun karena tingginya kebutuhan warga terhadap air bersih ia terpaksa harus membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Sedangkan untuk membeli air bersih dirinya harus merogoh kocek lebih dalam lagi karena kebutuhan air bersihnya cukup banyak.

“Iya mau gimana lagi air kan kebutuhan pokok untuk masak, untuk nyuci, dan untuk mandi. Sejak susah cari air kita terpaksa beli air galon untuk keperluan masak. Kalau gak beli bisa gak masak. Kalau kita beli harganya mahal dan tidak cukup segalon dua galon,” ungkap dia.

Senada dikatakan dengan warga lainnya Asamah. Ia pun mengaku sejak sebulan terakhir kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-harinya. Oleh karenanya, ia berharap kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang agar dapat terus memasok air bersih di lingkungannya. “Tadinya sih masih ada sumber air. Tapi karena engga hujan-hujan, akhirnya sumur kering. Jasi sumber air sudah habis,” akunya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang Diat Hermawan menyebutkan, sejak diterjang musim kemarau panjang, pihaknya telah menyalurkan sebanyak 4 tanki atau 20 ribu liter air bersih setiap hari ke tiga titik lokasi di Kota Serang. “Tiga titik itu adalah Kecamatan Kasemen, Kecamatan Walantaka, dan Kecamatan Taktakan,” ujar Diat.

Ia mengatakan, pendistribusian bantuan air bersih ke Kecamatan Kasemen ini untuk membantu kebutuhan air bersih bagi warga Kelurahan Kilasah. “Di Kecamatan Kasemen ini salah satu daerah yang krisis air bersih. Makanya ketika ada permintaan kami segera salurkan air bersih kesini,” ucap dia.

Diat menjelaskan, sejak dilanda musim kemarau panjang, penyaluran air bersih di wilayah Kecamatan Kasemen cukup tinggi. Oleh karenanya, Kecamatan Kasemen akan menjadi perhatian serius dan akan menambah pasokan air bersihnya. “Kami akan terus salurkan air kesini. Insha Allah pasokannya pun akan kita tambah lagi supaya warga sini kecukupan air bersihnya,” tandasnya.

Hal sama juga terjadi di Kabupaten Serang. Dalam sehari PDAM Tirta Albantani mengirimkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mencapai 15 sampai 20 tangki kapasitas 5.000 liter.

Humas PDAM Tirta Albantani Rahmat Hidayatullah mengatakan, permintaan air bersih dari masyarakat pada musim kemarau ini meningkat signifikan. “Setiap hari ada saja permintaan air bersih dari warga. Sejak minggu pertama bulan Agustus ini kita mengirimkan air bersih untuk warga tidak kurang dari 15 sampai 20 tangki setiap harinya,” kata Rahmat, Jumat (23/8).

Ia mengungkapkan, permintaan air bersih tidak hanya datang dari masyarakat namun juga dari Polda Banten, Polres Serang Kota, dan Polres Serang untuk kemudian disalurkan ke masyarakat. “Pengiriman air besih bukan hanya untuk pelanggan PDAM saja tapi semua masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih kita kirim juga. Permintaan hampir merata dari berbagai kecamatan,” ujarnya.

Adapun air bersih yang dikirim ke masyarakat tersebut, Rahmat mengungkapkan, berasal dari air yang diolah PDAM Tirta Albantani sendiri, kemudian dari pihak ketiga, dan dari kerjasama dengan operator air dari swasta. “Hari ini (kemarin-red) kita fokus pengiriman di Kecamatan Ciruas, Kramatwatu, Pontang, Kragilan, dan Kecamatan Tirtayasa,” tuturnya.

Selain melakukan pengiriman ke wilayah Kabupaten Serang, PDAM Tirta Albantani juga melakukan pengiriman ke kecamatan-kecamatan di Kota Serang yang juga kesulitan mendapatkan air bersih. “Inysa Allah setiap ada permintaan air bersih semua kita akomidir. Hanya kadang direspons cepat kadang agak lambat karena  harus menunggu kendaraan yang mengirim ke tempat yang jauh,” katanya. (yanadi/harir/tanjung/muhaemin/fikri)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook