Warga Blokir Jalan Kawasan Industri Cikupa

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 06 September 2019 - 14:52:07 WIB   |  dibaca: 133 kali
Warga Blokir Jalan Kawasan Industri Cikupa

MINTA DIBERI KESEMPATAN : Warga tiga desa di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang memblokir Jalan Kawasan Industri Cikupa Mas, Kamis (5/9).

KAB TANGERANG, BANTEN RAYA - Ratusan warga tiga desa di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang memblokir akses jalan menuju Kawasan Industri Cikupa Mas, Kamis (5/9) pagi. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan lantaran perusahaan tidak pernah merekrut warga sekitar untuk menjadi karyawan. Pantuan wartawan, selain memblokir jalan, warga juga membawa spanduk tuntutan dan mobil pengeras suara. Akibat pemblokiran itu, jalan macet hingga sekitar 1 kilometer.

Sekretaris Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang Ahmad Sukyani mengatakan, aksi blokir jalan dan unjukrasa melibatkan sekitar 500 orang dari tiga desa, yakni Desa Pasir Gadung, Desa Talaga, Desa Talaga Sari.

Menurutnya, aksi ini terpaksa dilakukan karena industri di kawasan Industri Cikupa Mas khususnya manajemen PT KMK Global Sport tidak pernah memberdayakan warga sekitar untuk bisa bekerja di industri tersebut. “Selama ini, banyak perekrutan tenaga kerja, tetapi warga Desa Pasir Gadung, Talaga Sari dan Talaga tidak diberdayakan, jadi masuk ke situ susah,” kata Ahmad kepada wartawan di sela-sela aksi.

Tak hanya warga, lanjut Ahmad, pihak desa pun selama ini tidak pernah diberitahu perihal permintaan karyawan dari pihak perusahaan bagi warga sekitar. Ahmad berharap, dengan adanya aksi unjukrasa, pihak perusahaan dalam hal ini PT. KMK Global Sport dapat lebih terbuka dalam hal penerimaan tenaga kerja dan juga bisa memberdayakan warga sekitar supaya bisa bekerja di perusahaan tersebut. “Ya intinya masalah tenaga kerja itu jangan dipersulit, sudah hampir 3 tahun tidak ada pemberdayaan bagi warga kami supaya bisa bekerja di pabrik itu,” katanya.

Ade Irawan, warga Desa Talaga, Kecamata Cikupa mengatakan, aksi blokir jalan ini bentuk kekesalan terhadap industri di kawasan Cikupa Mas karena tidak memprioritaskan warga sekitar untuk bekerja. Padahal, warga sekitar banyak menganggur dan sudah berusaha untuk melamar. Namun tidak pernah diterima.

“Kami tidak melarang perusahan untuk merekrut karyawan dari luar daerah. Tapi warga sekitar juga tolong diperhatikan,” tutupnya.Hingga aksi warga membubarkan diri, pihak PT KMK Global Sport dan manajemen industri di Kawasan Cikupa Mas belum bisa dikonfrmasi. (imron)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook