Butuh Keterlibatan Dinas Normalisasi Irigasi

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 10 September 2019 - 11:30:20 WIB   |  dibaca: 59 kali
Butuh Keterlibatan Dinas Normalisasi Irigasi

PROSES PEMBERSIHAN : Warga sedang membersihkan irigasi Pasar Kranggot yang dilakukan secara manual, kemarin.

CILEGON, BANTEN RAYA – Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang telah melakukan bersih-bersih irigasi Pasar Kranggot, pekan lalu. Karena dilakukan secara manual oleh warga dan pemerintah kecamatan, normalisasi irigasi tersebut tidak maksimal. Kelurahan Sukmajaya berharap adanya keterlibatan dinas terkait untuk proses normalisasi tandon penampungan air yang berada di Lingkungan Sawah.

Kepala Seksi (Kasi) Ekonomi dan Pembangunan, Kecamatan Jombang, Muhidin menyatakan, saat ini kondisi tandon sudah sangat dangkal, sehingga perlu adanya normalisasi dengan alat berat, sehingga nantinya saat musim hujan tandon bisa menampung air dengan kapasitas besar. “Kami berharap adanya normalisasi ini agar tandon bisa lebih dalam, sehingga air tidak mudah meluap,” katanya kepada Banten Raya, Senin (9/9).

Muhidin mengungkapkan, pihaknya juga sudah melakukan rapat koordinasi agar para dinas terkait ikut serta. Sebab, saat ini pemerintah kecamatan tengah melakukan gotong-royong pembersihan drainase, irigasi, dan kali secara berkala dalam menghadapi musim hujan.“Kami setiap pekan agendakan untuk bersih-bersih saluran air. Sebab, jangan sampai saat musim hujan meluap ke pemukian warga,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Jombang, AH Junaedi menjelaskan, meski sudah melakukan bersih-bersih, namun karena dilakukan manual sehingga belum maksimal. Oleh karena itu, kata dia, butuh keterlibatan dinas terkait, karena pengelolaan sampah dan anggarannya juga ada di dinas terkait.

Diperlukan komitmen dinas untuk bersama-sama dengan pemerintah kecamatan dan warga membersihkan saluran.“Kami yakin jika semuanya bergerak, maka soal banjir bisa teratasi. Kami tentu butuh dinas karena itu menjadi tanggungjawabnya (dinas) dan anggaran juga ada di sana,” tegasnya.

Junaedi menjelaskan, pada pekan lalu sudah dilakukan pembersihan sampah di irigasi Pasar Kranggot. Hanya ada Dinas Perindustrian dan Perdagang  (Disperindag) Kota Cilegon yang ikut serta, sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tidak datang. “Kami harap semuanya bisa komit. Mengandalkan tenaga warga dengan kapasitas sampah yang banyak juga sulit,” imbuhnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook