Sampah Organik Diolah Jadi Pupuk Organik Cair

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 10 September 2019 - 11:41:07 WIB   |  dibaca: 60 kali
Sampah Organik Diolah Jadi Pupuk Organik Cair

BERIKAN PENJELASAN : Community Relation PT CAP, Wawan Mulyana menerangkan alur pengelolaan IPS Masaro, kemarin.

CILEGON, BANTEN RAYA - Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sehati Maju Bersama (SMB) di Kelurahan Kota Bumi, Kecamatan Purwakarta melakukan pengelolaan sampah organik menjadi pupuk organik cair.

Pengelolaan sampah atau Industri Pengelolaan Sampah (IPS) dengan cara Manajemen Sampah Zero (Masaro) yang dilakukan PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) yang dilakukan sejak 2018 ini dapat menghasilkan kurang lebih 60 ribu liter pupuk organik cair dari 200 kilogram (Kg) sampah organik dalam satu bulan.

Community Relation PT CAP, Wawan Mulyana mengungkapkan, pengembangan ini merupakan konsep yang dikembangkan bersam-sama. Pihaknya menginginkan jika pengelolan sampah bisa dimanfaatkan semuanya tanpa menjadi sampah atau limbah kembali.

“IPS Masaro ini supaya sampah bisa dikelola dan dimanfaatkan, baik sampah organik maupun sampah plastik, sehingga tidak ada lagi residu dari proses tersebut yang terbuang menjadi limbah, baik cair, padat maupun gas,” katanya saat melihat pengelolaan sampah di Kelurahan Kota Bumi, Senin (9/9).

Wawan menjelaskan, ada sejumlah proses yang dilakukan melalui IPPO pengelolan sampah organik menjadi pupuk cair organik yang saat ini sudah dikembangkan dan dipasarkan.
Selain pengelolaan sampah organik, juga pengelolaan sampah plastik, yang dilakukan secara proses pirolisis, dimana sampah dipanaskan hingga menjadi bahan bakar minyak, baik solar, bensin maupun minyak tanah.

Proses lainnya adalah dilakukan pembakaran, dan juga proses daur ulang. Proses pengolahan sampah plastik bisa dijadikan barang jadi atau campuran aspal.“Yang dilakukan di sini olah pengelolaan. Saat ini baru secara komersial pupuk organik cair. Kami tengah kembangkan, atau masih pada masa trial,” imbuhnya.

Prof. Zainal Abidin, Penemu Konsep IPS Masaro, menjelaskan, empat skema pengelolaan sampah, yaitu pengolahan menjadi pupuk, pirolisis, pembakaran, dan daur ulang.Dengan pengolahan itu, lanjut dia, diharapkan di lingkungan masyarakat benar-benar menjadi zero sampah atau tidak ada, sehingga pada masa depan tidak perlu lagi ada tempat pembuangan sampah.“Ini bisa terus dikembangkan. Dengan motode Masaro ini sampah akan benar-benar tidak ada lagi,” harap profesor asal ITB ini. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook