PUI Kaji Ketahanan Pangan

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Selasa, 10 September 2019 - 12:57:04 WIB   |  dibaca: 101 kali
PUI Kaji Ketahanan Pangan

KAJIAN: Fatah Sulaiman, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) membuka Seminar Internasional Confrence on Foof Security (ICFSI) ke 3 di salah satu hotel di Kota Serang, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA-Pusat Unggulan Ilmu pengetahuan dan teknologi (PUI) perguruan tinggi (PT) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), selenggarakan International Confrence on Food Security (ICFSI) ke-3 di Hotel Ledian, Kota Serang.

ICFSI ke-3 pada kesempatan kali ini bertemakan tentang memikirkan kembali tujuan pembangunan berkelanjutan, pergantian iklim, pertanian, perkebunan, maritim dan pemberdayaan sumber daya lokal untuk inovasi pangan global.

Seminar internasional ini menghadirkan 5 pembicara utama seperti diantaranya Prof. Dr. Janet Mclntyre-Mills dari Flinders University Australia, Prof. Yutaka Kitamura, Ph.D dari Tsukuba university Jepang, Prof. Nazamid Saari, Ph.D dari University Putra Malaysia, Prof. Dr. Ir. Umar Santoso., M.Sc dari Universitas Gajah Mada, Dr. Rida Oktorida dari Untirta.

Rektor Untirta, H. Fatah Sulaiman mengatakan, ketahanan pangan telah menjadi masalah global, jika tidak ditangani secara benar, akan berdampak pada multi sektor. Menurutnya, pemetaan masalah ketahanan pangan di Indonesia dibagi menjadi dua dimensi."Misalnya bagaimana orang dapat mengakses makanan dengan harga terjangkau, di sisi lain bagaimana perlindungan petani dapat dilindungi," kata Rektor Untirta dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut, kemarin.

Ia mengaku, hampir setiap tahun saat ini terjadi pro dan kontra makanan impor, mulai dari beras, daging sapi, kedelai dan bawang merah. Dalam menanggapi masalah tersebut, Untirta dalam kolaborasi dengan islamic developmet bank (IsDB) menyelenggarakan ICFSI ke-3."Tujuan kegiatan ini untuk mengembangkan, mengoptimalkan, belajar secara mendalam berbagai studi kasus yang berkaitan untuk upaya mencapai ketahanan pangan di negara berkembang dalam menghadapi ketahanan pangan global," ungkapnya.

Perlu diketahui, peserta ICFSI ke-3 diantaranya adalah dari kalangan peneliti dari berbagai bidang keilmuan yang pada khususnya tertarik dalam ketahanan pangan, para dosen, mahasiswa pascasarjana, jumlah presenter pada confrence ini sebanyak 40 orang, akan dipublish tulisan ini di publisher thompson / pocidingnya akan terindeks thompson reuteurs,dihadiri

juga oleh unsur pimpinan struktural Untirta seperti diantaranya Wakil Rektor bidang kerjasama dan sistem informasi, serta kepala biro akademik, kerjasama dan perencanaan (BAKP), Direktur project management unit (PMU) IsDB Dr. Suseno Amin, Direktur eksekutif project implementation unit (PIU) IsDb Dr. Eng. Agung Sudrajat, MT, IsDB, tutur Prof. Dr. Meutia, SE., MP, terselenggaranya ICFSI ke-3 dan terkumpulnya paper terkait food security ini juga merupakan kinerja dari PUI PT Ketahanan Pangan Untirta. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook