Butuh Dukungan Demi Lolos PON Papua

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Selasa, 10 September 2019 - 13:30:14 WIB   |  dibaca: 35 kali
Butuh Dukungan Demi Lolos PON Papua

SERANG, BANTEN RAYA - Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Banten meminta kepada masyarakat Banten agar mendukung secara langsung para atletnya yang akan berlaga di babak prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) XX 2020 Papua. Dengan didukung secara langsung, setidaknya mental atlet naik dan peluang untuk juara semakin terbuka.

Diketahui, Banten ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan babak prakualifikasi PON cabang olahraga (cabor) taekwondo yang akan berlangsung dari tanggal 24 hingga 29 September di Sport Center Kelapa Dua Kabupaten Tangerang.

Sekrertaris Umum Pengprov TI Banten Fiva Zabreno menjelaskan, atlet Pra PON sudah masuk sentralisasi sejak bulan Februari lalu. Pada awalnya, atlet berjumlah 36 orang, kemudaian pihaknya terus menjaraing yang terbaik, dan saat ini yang sudah siap bertanding ada sekitar 24 atlet, 15 atlet di nomor kyorugi, dan sembilan atlet di nomor poomsae. “Kami meminta doanya kepada masyarakat Banten, agar para atlet diberikan kelancaran dan juga bisa meraih juara,” katanya, kemarin.

Dikatakan Fiva, sebagai tuan rumah, tentu Banten banyak diuntungkan, pertama bisa mengirim jumlah atlet lebih banyak dari pada daerah yang lain, kemudian juga suporternya juga pasti lebih banyak. “Hal itu (suporter) menjadi tenaga kedua bagi para atlet, kalau mendapatkan dukungan secara langsung ketika berlaga. Kita harapkan dengan hal tersebut bisa meraih prestasi puncak, yakni merebut tiket PON Papua,” tutur dia.

Selama tahap sentraliasai, atlet beberapa kali juga melaksanakan try out atau uji coba. Kata Fiva, terakhir menjajal kekuatan dari atlet pelatnas SAE Games. “Kita berharap peluang untuk merebut tiket PON XX semakin terbuka lebar, selain diuntungkan menjadi tuan rumah, atlet juga sudah mempersiapkan diri sejak lama,” ujarnya.

Untuk progres kemampuan atlet, ia menjelaskan, tidak ada yang diistemewakan atau diunggulkan, sebab semua mempunyai kemampuan masing-masing. “Semua diunggulkan. Sementara untuk lawan yang perlu diwaspadai atlet kita, yakni atlet-atlet dari zona Jawa, sebab mereka langganan juara,” tutup Fiva. (basyar/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook