3 Karung Ganja Disembunyikan di Septictank

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Selasa, 10 September 2019 - 14:44:11 WIB   |  dibaca: 378 kali
3 Karung Ganja Disembunyikan di Septictank

DALAM JAMBAN : Polda Banten mengamankan 82 kilogram ganja kering dari dalam septictank di Kampung Padurung Wetan, Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Senin (9/9).

SERANG, BANTEN RAYA - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten berhasil mengamankan tiga karung ganja seberat 82 kilogram yang disembunyikan dalam septictank di Kampung Padurung Wetan, Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Senin (9/9).

Diresnarkoba Polda Banten Kombes Pol Yohanes Hernowo mengatakan, pengungkapan ganja yang beratnya hampir 100 kilogram tersebut, merupakan hasil pengembangan Polda Banten atas penangkapan MER di sekitar Terminal Pakupatan, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang pada Sabtu (7/9) lalu dengan barang bukti 500 gram sabu.

"Jadi perlu saya informasikan, tadi pagi (kemarin -red), anggota kami berhasil ungkap kasus ganja. Setelah kami timbang kurang lebih beratnya 82,827 kilogram gram. Ini berhasil dari pengembangan kasus sabu-sabu yang kita ungkap Sabtu lalu seberat 500 gram," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Yohanes, dalam pengungkapan narkoba jenis sabu dan ganja di wilayah Cikeusal tersebut, polisi berhasil mengamankan lima orang tersangka berinisial JU (48), EK (24) RE (25), DO (25) dan MER (24). Kelimanya merupakan warga sekitar dan salah satunya merupakan residivis kasus narkoba.

"Ada lima orang kita amankan terkait ganja ini, peran-perannya belum bisa saya sebutkan, karena ini baru. Setelah ini akan kita lakukan rapat selanjutnya untuk mendalami perannya masing-masing," ujarnya.

Lebih lanjut, Yohanes menjelaskan, dari keterangan sementara yang diperoleh dari kelima pelaku, ganja tersebut dikirim ke Cikeusal dari Sumatera melalui jasa paket ekspedisi. Rencananya, penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap pengelola jasa ekspedisi tersebut."Dikirim lewat paket ekspedisi. Puluhan kilo ganja ini akan diedarkan di wilayah Banten dan akan dibawa ke Jakarta juga," jelasnya.

Yohanes menegaskan, ganja yang disembunyikan itu diduga jumlahnya lebih dari 82 kilogram. Sebab para pelaku sudah lebih dahulu mengedarkan ganja tersebut. "Yang jelas, ini merupakan barang yang dilarang. Untuk itu mereka sembunyikan di septictank agar masyarakat tidak tau. Ini kasus besar, baru pertama kali ini Polda berhasil mengungkap 82 kilogram, bahkan bisa sampai 100 kilogram karena sudah terpecah-pecah," tegasnya.

Yohanes mengungkapkan peredaran narkoba jenis ganja dan sabu itu, diduga kuat dikendalikan oleh narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di wilayah Banten. Namun pihaknya masih enggan menyebutkan lapas tersebut."Pengendalinya T. Pengendalinya di Lapas, iya di Banten," ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh internal kepolisian, tempat penyimpanan tiga karung ganja tersebut ditemukan tidak jauh dari rumah salah satu pelaku yang diamankan anggota Ditresnarkoba Polda Banten berinisial JU. Dari hasil pemeriksaan, JU diketahui merupakan ayah kandung dari tersangka MER dan MER sendiri sudah dua kali tertangkap oleh polisi karena kasus narkoba. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook