PMI Sulit Dapat Pendonor A dan AB

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 11 September 2019 - 12:43:55 WIB   |  dibaca: 38 kali
PMI Sulit Dapat Pendonor A dan AB

PEDULI : Ketua PMI Pandeglang Gunawan (kanan) menyapa warga yang melakukan donor darah di gedung UDD PMI, Selasa (10/9).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pandeglang kesulitan mendapat pendonor dengan golongan darah A dan AB. Hal itu terjadi karena golongan darah A paling sulit untuk ditemui, sedangkan golongan darah AB jarang pemiliknya.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI, Kodiat Juarsa mengatakan, hingga saat ini PMI belum mendapat pendonor dengan golongan darah A dan AB, lantaran masih minimnya masyarakat untuk mendonorkan darahnya. "A dan AB sangat susah, karena kurangnya masyarakat dalam mendonor," kata Kodiat kepada Banten Raya dalam kegiatan Banten berdonor dalam rangka HUT PMI ke 74 di gedung UDD PMI di Jalan Raya Pandeglang-Labuan KM 01, Kecamatan Majasari, Selasa (10/9).

Menurutnya, PMI sering mendapat pendonor dengan golongan darah B dan O. Sementara untuk meningkatkan minat warga mendonorkan darahnya, pihaknya melaksanakan kegiatan donor darah bersama. "Hari ini (kemarin-red) kami melaksanakan donor darah dengan target waktu empat jam mendapat 100 pendonor yang dilaksanakan dari pukul 10.00 hingga pukul 14.00," ujarnya.

Dijelaskannya, kegiatan donor dilaksanakan dalam rangka HUT PMI. Di mana seluruh PMI di Provinsi Banten secara serentak melaksanakan kegiatan donor darah. "Sesuai kesepakatan dengan teman-teman se-Provinsi Banten ditargetkan dalam waktu empat jam se Banten mendapatkan 2.500 kantong darah," jelasnya.

Menurutnya, darah yang diberikan oleh masyarakat sangat membantu para pasien di rumah sakit. "Darah ini bagi pasien yang membutuhkan, sebagian besar pasien rumah sakit," terangnya. Kodiat memastikan, stok darah masih aman, sehingga bagi masyarakat yang membutuhkan darah bisa berkonsultasi dengan PMI.

"Stok darah ada dan aman, karena setiap bulan kami menyiapkan 500 kantong darah," imbuhnya. Teknisi UUD PMI Pandeglang, Atina Salama mengajak masyarakat untuk terlibat mendonorkan darahnya. Dengan banyaknya masyarakat yang mendonor bisa ikut membantu pasien di rumah sakit.

"Kalau semua jadi pendonor, otomatis kebutuhan maupun stok darah bisa tercukupi, dan pasien juga tidak harus ke jauh untuk mencari darah karena stok darah di Pandeglang sudah mencukupi," ujarnya. (yanadi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook