Mengaku Malu, Mahasiswi Buang Bayi

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Rabu, 11 September 2019 - 14:28:50 WIB   |  dibaca: 157 kali
Mengaku Malu, Mahasiswi Buang Bayi

TEGA: Aparat kelurahan menunjukkan lokasi dibuangnya jasad bayi yang sudah dipasang garis polisi, Selasa (10/9).

KAB. TANGERANG, BANTEN RAYA - Sesosok mayat bayi ditemukan tergeletak di pekaran sebuah rumah kosong di Perumahan Korpri, Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. Jasad bayi berjenis kelamin perempuan yang terbungkus plastik hitam dengan tali pusar masih menempel itu ternyata dibuang oleh RFSL (20), seorang mahasiswi salah satu perguran tinggi swasta di Tangerang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tangsel, AKP Muharam Wibisono Adipradono mengatakan, RFSL telah diamankan di Polsek Mauk.Berdasarkan pengakuannya, kata Muharam, pelaku RFSL tega membuang darah daginya untuk menutupi aib yang telah dilakukan bersama pacarnya. “Status tersangka ini mahasiswi salah satu kampus swasta. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui adakah tersangka lainnya selain pacarnya,” tegasnya, Selasa (10/9).

Mayat bayi itu pertama kali ditemukan oleh Misliati (60), warga setempat. Awalnya, warga Blok J2/6 RT 006/009, Perumpahan Korpri itu mengira bungkus plastik yang tergeletak itu bangkai tikus. Namun setelah dibuka ternyata mayat bayi perempuan yang masih terlilit tali pusar. Misliati langsung melaporkan penemuannya kepada sejumlah warga. Temuan mayat bayi perempuan ini dilaporkan ke polisi. Setelah datang ke lokasi, mayat bayi perempuan itu dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Kapolsek Cisauk, AKP Fredy Yudha menjelaskan, “Sekarang kami masih mengejar pelaku lainnya yang merupakan pacar pelaku,” kata Fredy kepada wartawan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Selasa (10/9).Fredy menjelaskan, terungkapnya kasus pembuangan bayi ini hasil kerja keras Unit Reskrim Polsek Cisauk yang dibantu Reskrim Polres Tangsel.

Dari hasil penyelidikan, tim Reskrim memperoleh informasi bahwa salah seorang berinisial RFSL di Desa Suradita diketahui sedang hamil. Setelah mendapat identitas perempuan yang dicurigai tersebut, petugas kemudian mendatangi rumah tersangka. “Setelah dilakukan pembicaraan yang disaksikan orang tua pelaku, RFSL akhirnya mengaku jika bayi tersebut adalah darah dagingnya,” jelasnya.(imron)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook