Penertiban Pasar Kranggot Dilakukan Dini Hari

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 11 September 2019 - 15:42:44 WIB   |  dibaca: 225 kali
Penertiban Pasar Kranggot Dilakukan Dini Hari

Kondisi Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon pasca penertiban pedagang dinihari, Selasa (10/9).

CILEGON, BANTEN RAYA - Penertiban pedagang di Pasar Kranggot, Kota Cilegon, oleh Pemkot Cilegon dilakukan dini hari. Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon Juhadi M Syukur mengatakan, penertiban dilakukan dini hari merupakan pertama dilakukan Pemkot Cilegon.

Tim gabungan memilih melakukan kegiatan dini hari agar pedagang tidak menggelar dagangannya di jalan. “Jam 11 malam kita apel di kantor dinas Satpol PP, terus jam 12 malam kita ke lapangan saat pasar masih sepi,” kata Juhadi ditemui di Kantor Dinas Satpol PP Cilegon, kemarin.

Juhadi mengungkapkan, penertiban pada jam tersebut lebih efektif. Sebab, Pihaknya tidak perlu memindahkan dagangan para pedagang. Pedagang yang mengetahui adanya penjagaan petugas, ada yang berjualan ke hanggar, namun banyak juga yang membatalkan niatnya untuk berjualan. “Ada yang pulang, tapi ada juga yang jualan ke hanggar setelah emprakan kita jaga,” tuturnya.

Setelah petugas gabungan melakukan penjagaan dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB, lanjut Juhadi, pada pagi harinya penjagaan dilakukan oleh tim lain yang berjumlah sekitar 20 orang. Dalam waktu dekat ini, pihaknya juga akan melakukan kegiatan serupa beberapa kali.

Setelah itu, nanti akan ada penempatan sekitar 20 orang personel Satpol PP dibantu petugas keamanan Pasar Baru Kranggot yang akan menjaga untuk seterusnya. “Kami berharap pedagang bisa masuk ke hanggar. Begitu juga para pembeli untuk beli barang dagangan yang di hanggar,” harapnya.

Kepala Disperindag Kota Cilegon Tb Dikrie Maulawardhana mengatakan, penataan Pasar Baru Kranggot akan terus dilakukan. Pemkot Cilegon tidak memberikan toleransi kepada pedagang yang berjualan di jalan akses masuk dan keluar Pasar Baru Kranggot. “Mereka (Pedagang yang berjualan di jalan akses masuk dan keluar Pasar Baru Kranggot -red) akan digiring ke hanggar,” katanya.

Menurutnya, hanggar pasar masih mencukupi untuk menampung pedagang yang jumlahnya sekitar 163 pedagang yang ada di jalan tersebut. “Kami bukan melarang pedagang berjualan tapi menempatkan pada tempat yang sudah disediakan,” ujarnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook