Penyadang Disabilitas Dilatih Tata Rias

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 12 September 2019 - 11:50:23 WIB   |  dibaca: 28 kali
Penyadang Disabilitas Dilatih Tata Rias

MERIAS WAJAH : Sejumlah peserta penyandang disabilitas melakukan praktek merias wajah, Rabu (11/9).

CILEGON, BANTEN RAYA – Sebanyak 30 penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara dilatih tata rias di Aula Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon, Rabu (11/9). Para penyandang disabilitas diberikan pelatihan agar mereka bisa memiliki keterampilan dan berwirausaha secara mandiri.

Kepala Dinsos Kota Cilegon, Abadiah menyatakan, setiap orang, termasuk para penyandang disabilitas tetap punya potensi dan keterampilan yang bisa dikembangkan. Dinsos memfasilitasi pelatihan tata rias untuk mendorong mereka memiliki kemampuan dan bisa mandiri.

“Setip orang itu pasti punya potensi, tinggal kami dorong kearah yang positif, sehingga kemampuannya bisa mengahsilkan secara ekonomi dan mandiri, khususnya para peserta yang merupakan penyandang disabilitas,” katanya usai memberikan sambutan dan membuka acara, kemarin.

Abadiah menjelaskan, meminta kepada para peserta yang hadir menyimak dengan seksama atau serius dalam mengikuti pelatihan. Sebab, pelatihan tata rias menjadi penting dan peluang bisnis untuk tata rias juga terbuka lebar.

“Sekalipun memiliki keterbatasan fisik, tapi bisa punya keterampilan yang dapat digunakan untuk kebutuhan orang lain itu kan luar biasa. Pertama dari tetanga dan saudara, kedepannya bisa menjadi wedding organizer. Semoga semuanya bisa serius dan berhasil menyerap semua materi,” paparnya.

Pembina Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Kota Cilegon, Miftah mengungkapkan, Dinsos bisa secara berkelanjutan melakukan pelatihan kepada para penyandang disabilitas. Sebab, kemampuan atau keterampilan menjadi penting dimiliki, agar para penyandang disabilitas bisa mandiri. “Kami harap ini bukan pertama dan terakhir. Kami memohon ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga para penyandang disabilitas bisa terus berkarya,” singkatnya.

Pembina Gerkatin Kota Cilegon, After menyampaikan, dengan adanya pelatiha maka para penyandang disabilitas memiliki aktifitas yang bermanfaat. Para penyandang, bahkan bisa memiliki motivasi untuk bisa berhasil seperti orang normal lainnya.“Keterbatasan ini bukan berarti tidak bisa melakukan apa-apa. Dengan pelatihan ini kami termotivasi untuk bisa juga berhasil seperti yang lainnya,” pungkasnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook