8 Rumah, Satu Kios di Cigondang Jadi Abu

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 12 September 2019 - 12:06:49 WIB   |  dibaca: 74 kali
 8 Rumah, Satu Kios di Cigondang Jadi Abu

PADAMKAN KEBAKARAN : Petugas pemadam kebakaran BPBD Pandeglang memadamkan api yang membakar delapan rumah dan satu kios milik warga Kampung Cigondang, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Rabu (11/9). Kebakaran ini diduga akibat arus pendek listrik.

LABUAN, BANTEN RAYA - Sebanyak delapan rumah dan satu kios milik warga Kampung Cigondang Tengah, RT 05, RW 03, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang terbakar, Rabu (11/9).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun mengakibatkan kerugian sekitar Rp120 juta. Informasi yang dihimpun Banten Raya, peristiwa kebakaran terjadi pukul 04.30 WIB. Api pertama kali muncul dari rumah milik Dewi ketika asap sudah mengepul di atas atap.

Melihat peristiwa itu, pemilik rumah berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api tidak mampu dipadamkan hingga menyebar ke beberapa rumah di sekitarnya.

Tak lama, tiga mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang dan PLTU 2 Kecamatan Labuan datang ke TKP. Sekitar dua jam, api akhirnya dapat dipadamkan oleh petugas.

Camat Labuan, Atep Purnama mengatakan, delapan rumah dan satu bangunan kios yang terbakar milik Dewi, Mariah, Yana, Ijah, Umyanah, Yati, Nani, Unah dan Rodiah. Kebakaran dipicu dari korsleting listrik. Mengingat kampung tersebut padat penduduk. "Dari data sementara kebakaran itu karena arus pendek listrik," kata Atep, kemarin.

Ia memastikan, semua warga yang menjadi korban kebakaran selamat dari maut. Sebelum kejadian warga berhasil menyelamatkan diri. "Tidak ada korban, semua warga selamat. Pada saat kejadian kan waktu subuh, warga sudah pada bangun," ujarnya.

Menurutnya, pihak kecamatan sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang. Untuk sementara korban tinggal di rumah kerabatnya. "Datanya sudah kami sampaikan ke BPBD, mudah-mudahan nanti ada bantuan untuk para korban. Korban yang rumahnya terbakar tinggal di rumah saudaranya," terangnya.

Kepala BPBD Pandeglang, Surya Darmawan membenarkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun mengakibatkan kerugian material ratusan juta. "Semua pemilik rumah selamat, tidak ada korban jiwa satupun. Kalau kerugian yang kita taksir mencapai Rp120 juta, karena selain rumah perabotan milik korban juga terbakar," katanya.

Dijelaskannya, delapan rumah dan satu kios yang terbakar akibat korsleting listrik. Dalam waktu dekat pihaknya akan menyalurkan bantuan kepada korban. "Dari arus pendek listrik. Nanti kita mau salurkan bantuan alat rumah tangga dan sembako," jelasnya. (yanadi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook