PDIP, PKB dan Perindo Akan Koalisi

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 12 September 2019 - 12:15:22 WIB   |  dibaca: 47 kali
PDIP, PKB dan Perindo Akan Koalisi

AMBIL FORMULIR : Ketua DPC PKB Toni Fatoni Mukson (kanan) mengambil formulir pendaftaran bakal calon Bupati Pandeglang, kemarin.

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pandeglang, Toni Fatoni Mukson dan Ketua DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Pandeglang, Aap Aptadi mengambil formulir pendaftaran bakal calon (balon) Bupati Pandeglang ke DPC PDI Perjuangan Pandeglang di Jalan Raya Pandeglang-Labuan, Kecamatan Majasari, Rabu (11/9).

Dua pimpinan partai tersebut berniat mencalonkan diri menjadi bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2020 mendatang. Keduanya diterima oleh Deden Hertandi Ketua Tim Penjaringan. Deden mengatakan, baru ada dua balon yang mengambil formulir pendaftaran.

Deden menilai, masih banyak kandidat lainnya yang akan mendaftar menjadi balon bupati maupun balon wakil bupati yang dibuka PDIP Pandeglang. "Sementara pada perdana hari ini (kemarin-red) baru dua orang calon. Kemungkinan besok (hari ini-red) ada calon lainnya. Yang sudah komunikasi dengan saya, ada tim dari pak Ferdi dan ibu Irna Narulita, adapun datang tidaknya kita tunggu sampai 18 September nanti," kata Deden, di sela-sela penyerahan formulir pendaftaran, kemarin.


Setelah pendaftaran ditutup, kata dia, berkas para kandidat akan diserahkan kepada pengurus partai di tingkat provinsi hingga pusat pada 22 September mendatang. "Adapun nanti seleksi kandidat khususnya dari DPP. Kita serahkan berkas ke DPD dan DPP. Tapi rekomendasinya ada dari DPC, DPD dan DPP," terangnya.

Deden menyebutkan, kemungkinan pada Pilkada Pandeglang 2020 mendatang, PDIP akan melakukan koalisi dengan partai-partai besar. "Saya rasa partai di Pandeglang ini kan tidak ada yang mencukupi 20 persen, PKB enam kursi, Perindo satu kursi, dan PDIP lima kursi. Pasti tahap selanjutnya kita akan berkoalisi dengan partai-partai lainnya.

Kami sebagai tim penjaringan akan membangun konspirasi seperti yang terjadi di Pilpres 2019, seperti koalisi dengan PKB, Perindo, Hanura, Golkar dan menutup kemungkinan partai lainnya akan bergabung," jelasnya.

Ketua DPC PKB Pandeglang, Toni Fatoni Mukson mengatakan, majunya menjadi balon bupati karena ingin memajukan Pandeglang. "Saya ketua partai dan bapak Aap Aptadi juga ketua partai, kita sama-sama daftar ke PDIP. Artinya suasana penjaringan yang dibuka PDIP nyaman. Kita serahkan mekanismenya ke PDIP. Saya punya itikad baik, saya bangga menjadi warga Pandeglang, tapi saya belum bangga melihat Pandeglang," katanya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan PKB akan berkoalisi dengan PDIP dalam mengusung kandidat pada Pilkada Pandeglang 2020 mendatang. "Saya kira peluang bukan cuman dari PDIP dengan PKB, tapi kemungkinan dengan Perindo. Karena di politik itu satu detik bisa berubah. Yang jelas tujuan utama pencalonan ada dan komunikasi," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPD Perindo Pandeglang, Aap Aptadi mengatakan, mekanisme pencalonan Pilkada 2020 dilakukan melalui dua cara melalui partai dan independen. "Dua cara itu tetap akan kita tempuh, karena yang daftar ke PDIP bukan hanya saya. Kalau PKB buka pendaftaran, saya akan daftar. Seleksi dan kewenangan itu ada di PDIP. Politik itu dinamis," paparnya. (yanadi/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook