Polisi Amankan 4 Pencuri dan 1 Penadah

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 12 September 2019 - 14:28:32 WIB   |  dibaca: 27 kali
Polisi Amankan 4 Pencuri dan 1 Penadah

CEK HASIL CURIAN: Kapolsek Cikande Kompol Sugeng (tiga dari kiri) didampingi jajarannya menghadirkan para pelaku kejahatan (baju pink) beserta barang bukti kejahatan di Mapolsek Cikande, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA- Lima pemuda spesialis pencuri sepeda motor dan jambret diringkus anggota Satreskrim Polsek Cikande dan Tirtayasa. Keempatnya berinisial WK (20) warga Lahat Sumsel; UM (19) warga Kecamatan Serang, Kota Serang; SA (26) warga Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang; EM (20) warga Cikande, Kabupaten Serang; dan Hen (24) warga Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang. Polisi berhasil mengamankan barang bukti 8 unit sepeda motor, dan dua unit handphone

Kapolsek Cikande Kompol Sugeng Pamuji mengatakan, dalam kurung waktu dua pekan, pihaknya berhasil mengamankan dua pelaku pencuri sepda motor dan dua pelaku penjambretan atau pencurian dan pemberatan (curat)."Dari ke empat pelaku ini kita berhasil mengamankan 4 unit kendaraan dan dua unit handphone," katanya saat ekpose di Mapolsek Cikande, Rabu (11/9).

Sugeng menjelaskan, tersangka WK dilaporkan atas tindak pidana pencurian sepeda motor Yamaha Mio berplat nomor A 6453 HM milik Dede Rahmat, warga Kampung Banjar Sari, Desa Cikande, Kecamatan Cikande pada 6 Agustus. Pelaku berhasil ditangkap pada 9 September 2019 lalu. "Modusnya menggunakan kunci letter T dengan cara merusak lubang kunci motor," jelasnya.

Untuk tersangka UM, dilaporkan telah melakukan pencurian sepeda motor Honda Beat berplat nomor A 5195 ZY milik Yanti Efendi, warga Kampung Kendinding, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. Pelaku diamankan pada 8 September di rumahnya."Untuk tersangka UM ini modusnya sama menggunakan letter T. Namun dia melakukan pencurian pada saat pemiliknya tengah tidur," jelas Sugeng.

Sugeng melanjutkan, untuk tersangka SA dan EM merupakan pelaku jambret yang terjadi di depan SPBU Citawa, Jalan Raya Serang-Jakarta Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang pada 6 Agustus dan berhasil diamankan pada 9 September 2019."Dari pengakuan keduanya, mereka sudah tiga kali melakukan. Namun kami menduga pelaku sudah lebih dari itu, sebab laporan yang kami terima saja ada 4 laporan, belum lagi warga yang tidak melapor kepada kami," ungkapnya.

Sugeng menegaskan, tersangka WK dan UM akan dijerat dengan pasal 363 KUHP, sedangkan tersangka SA dan EM akan dijerat dengan pasal 365 KUHP."Pelaku pencurian sepeda motor hukumannya paling lama 5 tahun dan jambret ancaman pidananya 9 tahun," tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanara AKP Nurochman mengungkapkan kepemilikan kendaraan hasil curian tersebut merupakan hasil kegiatan operasi kendaraan rutin di wilayah hukumnya.
 "Saat razia kita curigai dan setelah kita kembangkan kita temukan 3 unit sepeda motor hasil curian," katanya.

Nurochman menambahkan, saat ini kepolisian tengah mengejar pemetik kendaraan yang sudah diketahui identitasnya. Setiap kendaraan dijual oleh pelaku mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 3 juta, tergantung kondisi kendaraan."Motor ini ditawarkan ke teman-temannya di wilayah Tanara," tambahnya.

Sementara itu, tersangka UM mengaku tidak sengaja menemukan kunci letter T di kontrakannya. Dengan belajar melalui video youtube, dirinya mempraktekannya langsung dan berhasil membawa kabur sepeda motor warga Kampung Kedingding."Awalnya nemu di kontrakan, trus saya praktekan buat nyuri," kata UM yang juga berprofesi sopir angkot jurusan Serang-Balajara. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook