Pengisian Jabatan Kepsek Mendesak

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 12 September 2019 - 14:31:32 WIB   |  dibaca: 39 kali
Pengisian Jabatan Kepsek Mendesak

KUNJUNGAN: Anggota DPRD Provinsi Banten Fitron Nur Ikhsan (kanan) didampingi Kepala SMAN 2 Kota Serang Deni Arif Hidayat meninjau fasilitas sekolah, Rabu (11/9).

SERANG, BANTEN RAYA- Pemprov Banten diminta untuk tak membiarkan jika ada sekolah yang posisi kepalanya mengalami kekosongan. Sebab, kepala sekolah (kepsek) memiliki peran vital dalam menjaga dan meningkatkan kualitas di sekolah.

Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Golkar Fitron Nur Ikhsan (FNI) mengatakan, dari hasil monitoringnya masih ada kepsek di satu sekolah yang juga menjabat sebagai pelaksana tugas (plt) di sekolah lainnya. Menurutnya, hal itu seharusnya sebisa mungkin dihindari. Salah satunya dengan sesegera mungkin melakukan pengisian jabatan kepsek yang kosong.

“Jadi jangan ada kepala sekolah yang jadi kepala sekolah di beberapa sekolah. Satu tahun misalnya jadi Plt, ya satu tahun itu lah sekolah tidak bertuan. Ini bahaya, karena peran kepala sekolah dari hasil monitoring saya ini sangat penting,” ujarnya kepada wartawan usia melakukan kujungan ke SMAN 2 Kota Serang, Rabu (11/9).

Mantan aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) itu menuturkan, harus dihindarinya kepsek menjadi Plt jabatan yang sama di sekolah lain dikarenakan peran vital yang dimilikinya. Kualitas sekolah ditentukan keunggulan kompetitif yang didapatkan dari peran kepsek dalam melihat potensi murid dan guru.

“Ini bukan hal sepele tapi sesuatu yang penting karena satu tahun saja membuat sekolah tidak fokus sama saja dengan mempersiapkan masa depan pendidikan kita tidak berkualitas,” kata FNI, singkatan panggilan Fitron Nur Ikhsan.

Perlunya fokus kepsek, kata dia, dikarenakan setiap sekolah memiliki keunggulan lokalnya masing-masing. Oleh karenannya, tidak bisa keunggulan kompetitif antar sekolah tidak bisa disamakan. “Saya banyak keliling ke sekolah, hari ini ke SMAN 2 Kota Serang, saya lihat banyak sekali keunggulan lokal hasil karya lokal yang harus desiminasikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dipaparkan Fitron, dengan kondisi tersebut maka kini sudah saatnya bagi Pemprov Banten bisa men-support sekolah tidak hanya dari sisi pembiaan. Pemerintah juga sudah harus mulai memerhatikan dari sisi kualitas, salah satunya dalam penempatan kepsek.

“Hati-hati memilih kepsek, jangan sampai pemilihan kepsek didasarkan kepentingan di luar kualitas. Kalau banyak politik masuk ke urusan kepala sekolah sudah kualitas ditentukan inovasi dan kreativitas kepala sekolah, ini kepsek berbau politik, ya rusak sekolah kita,” tuturnya.

Sekda Banten Al Muktabar mengatakan, pihaknya segera melakukan pengisian terhadap sejumlah jabatan kepsek yang mengalami kekosongan. Pengisian akan dilakukan bersamaan dengan pelantikan pejabat eselon di lingkup Pemprov Banten. Untuk saat ini, pihaknya masih fokus untuk menyelesaikan lelang jabatan tiga posisi setara eselon II dan satu fungsional.“Nah, nanti pelantikan untuk pengisian kekosongan (bersamaan dengan) jabatan yang ditinggalkan pejabat yang naik eselon II,” ujarnya. (dewa/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook