Panitia Pilakdes Keluhkan Honor

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 12 September 2019 - 14:42:31 WIB   |  dibaca: 78 kali
Panitia Pilakdes Keluhkan Honor

KAB. TANGERANG, BANTEN RAYA - Sejumlah panitia pemilihan (Panlih) kepala desa (Pilkades) di Kabupaten Tangerang memprotes kecilnya honor panitia yang hanya Rp 600 ribu per bulan. Tugas panlih Pilkades mulai Oktober sampai Desember 2019.

Salah seorang panitia pilkades di Kecamatan Kronjo yang enggan disebutkan namanya mengatakan, honor Rp 300 ribu tidak cukup untuk menunjang kerja panitia. Apalagi dengan beban kerja yang banyak serta risiko yang cukup besar. “Berdasarkan RAB (Rencana Anggaran Belanja_red) honor panitia sebesar Rp 600 ribu, tapi risiko kerja lumayan besar,” katanya saat ditemui di rumahnya, Rabu (11/9).

Dia mengaku bersama panitia yang lain pernah protes langsung saat rapat-rapat tingkat kabupaten, khususnya bersama pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMPD). Namun pejabat DPMPD meminta panitia bersabar. “Kami disuruh bersabar, karena ini katanya juga pengabdian untuk desa,” ungkpanya.

Ia juga menunjukkan rincian besaran Rencana Anggaran Biaya (RAB) honorar panitia Pilkades sesuai arahan Pemkab Tangerang. Di mana dirinya sebagai ketua dijatah Rp 300 ribu sebulan.“Besarannya sangat kecil jika dibandingkan volume pekerjaan yang saat ini tahapannya sudah dimulai, dan ini menjadi permasalahan juga di panitia Pilkades lainnya. Mohon ditinjau kembali,” pintanya.

Ditemui terpisah, Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang, Ahdiyat Nuryasin menjelaskan, dalam undang-undang dan Peraturan Bupati (Perbup) Tangerang sudah tertera bahwa anggaran pelaksanaan pilkades sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah pada tahun pelaksanaan.“Disana berbunyi seperti itu, kita juga menginginkan honor besar, tapi memang tidak sesuai dengan harapan. Tergantung ketersediaan dana di APBD kita,” jelasnya.

Ahdiyat menjelaskan, antara keinginan dan kemampuan daerah itu harus seimbang. Keinginan panitia memang seharusnya lebih dari apa yang diharapkan. Tetapi keinginan bisa terlaksana apabila ada ketersediaan anggaran. “Begitu dihitung dari ketersediaan anggaran ternyata tidak mampu dengan apa yang menjadi keinginan. Sehingga kita mencoba untuk menganggarkan seadanya. Terlalu kecil tidak dan terlalu besar juga tidak,” ungkapnya.

Hingga kini, DPMPD Kabupaten Tangerang belum ada upaya untuk menaikkan honor panitia Pilkades Serentak 2019 di Kabupaten Tangerang. Dengan dana seadanya itu, diharapkan panitia dapat melaksanakan tugas dengan baik.

“Saya imbau kepada panitia pelaksana agar bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, tidak ada upaya untuk memihak kepada salah satu calon, panitia harus transparansi, dan tidak ada perlakuan yang berbeda kepada semua calon,” pungkasnya. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook