Tiga Gudang Elektronik Ludes Terbakar

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 16 September 2019 - 14:55:53 WIB   |  dibaca: 195 kali
Tiga Gudang Elektronik Ludes Terbakar

RUGI MILIARAN : Kebakaran yang terjadi di tiga gudang elektronik di Jalan Appolo, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Minggu (14/9).

CILEGON, BANTEN RAYA - Tiga gudang elektronik di Jalan Apollo, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Minggu (15/9) dini hari. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar.

Informasi yang dihimpun Banten Raya, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Kebakaran pertamakali diketahui warga di sekitar lokasi karena melihat kepulan asap putih di sekitar Jalan Apollo. Api terlihat muncul dari atap gudang elektronik milik Toko Terang. Kemudian, api membesar dan merembet kedua gudang elektronik di sebelahnya, yaitu gudang milik Toko Tunas Baru dan gudang milik Toko Tunas.

Salah satu petugas keamanan Toko Terang kemudian melaporkan kebakaran tersebut ke Pos Polisi Lalu Lintas (Pos Polantas) Masjid Agung Nurul Ikhlas. Mendapat laporan, Anggota Polantas menyampaikan informasi ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon.
Sekitar pukul 00.30 WIB, lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Pemadaman api berlangsung sekitar empat jam.

Kepala Seksi (Kasi) Operasi Pemadaman pada DPKP Kota Cilegon, Nanung Eko Siswanto mengatakan, kebakaran yang terjadi di tiga gudang elektronik di Jalan Apollo diakibatkan oleh korsleting listrik di gudang elektronik Toko Terang. Kemudian, api merembet ke dua gudang yang berada di sebelah kiri dan kanannya. “Korsleting yang terjadi di bagian kabel yang ada di bagian atap Toko Terang pemicu awal kebakaran tersebut,” kata Eko kepada Banten Raya, kemarin.

Dikatakan Eko, lima unit mobil pemadam kebakaran dari DPKP Kota Cilegon diterjunkan untuk memadamkan api. Namun semua elektronik yang ada di ketiga gudang yang berisikan televisi, tape recorder, dan yang barang elektronik lainnya ludes terbakar.“Dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Kerugian diperkirakan sekitar Rp 2,5 miliar,” tegasnya.

Kebakaran juga terjadi pada Sabtu (14/9) sekitar pukul 07.57 WIB di Lingkungan Curug, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. Tiga unit rumah beserta isinya milik Johari, Suherman, dan Khairul Rohman, luluh lantah bersama isinya.Menurut Eko, kebakaran terjadi karena korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Dari banyaknya kasus kebakaran tersebut, Eko mengimbau kepada para pemilik toko dan pemilik rumah untuk selalu mengecek kondisi kelistrikan yang ada di rumah. Sebab, akibat penggunaan lisrik yang secara terus menerus, bisa saja kondisi kabel rusak. “Kami juga selalu mengimbau, ketika meninggalkan rumah untuk selalu mematikan listrik. Kalau rumah dalam kondisi kosong lebih baik saluran listrik seperti televisi atau AC dimatikan saja demi keamanan,” pintanya.

Pemilik Toko Tunas, Apenk mengatakan, saat kebakaran terjadi, Ia sedang berada di Mancak. Dapat informasi dari kerabat yang memberitahukan adanya kebakaran di gudang miliknya. Di dalam gudang, banyak barang service milik orang yang belum diambil ikut terbakar. “Ruginya nyampai lah ratusan juta,” tuturnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook