Bupati Terpesona Tanduk Domba

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Senin, 16 September 2019 - 15:58:02 WIB   |  dibaca: 263 kali
Bupati Terpesona Tanduk Domba

TERPESONA: Bupati Iti Octavia Jayabaya memegang tanduk domba milik peternak Banjarsari, di lapangan Mutiara, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Sabtu (14/9).

LEBAK, BANTEN RAYA- Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya terpesona dengan panjang tanduk domba garut yang mengikuti kontes ternak III tahun 2019, di Lapangan Sepak Bola Mutiara, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Sabtu (14/9). Kontes ternak III merupakan rangkaian dari  kegiatan Festival Seni Multatuli (FSM) 2019.

Dalam kesempatan itu, Itu memegang tanduk domba peserta kontes dan menggoyang goyangkannya layaknya menyetir mobil. "Ngeeng, ngeeeng, ngeeeng (seperti main mobil-mobilan sambil pegang tanduk domba). Beuh ini tanduknya panjang banget, panjangnya hampir sama tanduk kerbau," ujar Iti yang terpesona melihat panjang tanduk domba garut milik salah satu peserta kontes ternak.

Bupati Iti mengatakan, kontes ternak dilaksanakan dua tahun sekali untuk tukar pemikiran dan tukar ilmu pengetahuan di antara seluruh peternak. "Baik itu para ilmuan, para penggiat ternak, semua hadir di sini. Makanya saya ingin memperluas supaya ada motivasi bagi peternak kita, ada skala lokalnya ada skala nasionalnya supaya tadi itu peternak kita bersaing dengan peternak lain," katanya.

Bupati Iti menyampaikan, populasi ternak, khususnya kerbau terbesar di Banten. Kemudian dari segi produktifitasnya pun naik. "Itu menjadi modal kita. Cuma kendala kita sekarang alih fungsi lahan, Kerbau bagusnya diangon dan mandi di kubangan lumpur," katanya.

Bupati mengatakan, penilaian kontes ternak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) yang berkaitan dengan kualitas bibit ternak yang baik. "Melalui kontes ternak ini, Lebak siap menjadi lumbung ternak unggul. Kami berharap para peternak mampu mandiri, cerdas, terampil dan berdaulat sebagai salah satu upaya mendukung Kabupaten Lebak menjadi destinasi unggulan nasional berbasis potensi lokal melalui pengembangan sektor peternakan," katanya.

Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi menuturkan bahwa sekarang ini peternak di Lebak mulai menggeliat. "Sudah mulai menggeliat dan semua elemen mendukung. Intinya bahwa peternak yang selama ini dipandang sebelah mata sekarang sudah mulai, peringkatnya naik. Berarti karena masyarakat sudah merasakan bahwa peternak itu keren dan oke, dan juga sudah bisa menguntungkan. Yang penting kita punya ilmunya dengan bibit unggul dan juga pemberian bibit yang tepat," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid menuturkan, Pemprov Banten mengapresiasi kebijakan Bupati Lebak yang menyelenggarakan kontes ternak. "Ini langkah kongkrit bentuk keberpihakan pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Lebak. Karena bagaimana pun juga Lebak merupakan sentra pembibitan kerbau terbaik di Indonesia," katanya.

Plt Kadis Peternakan Lebak Rosmantoro menuturkan, kontes ternak diikuti 48 peternak berasal dari 28 kecamatan di Lebak. "Ini kontes ternak ke tiga yang dibiayai Pemkab Lebak dengan kategori kerbau Banten, domba garut, kambing PE, kambing lokal dan domba lokal. Selanjutnya ternak unggul akan mengikuti kegiatan karnaval ternak kerbau," katanya. (purnama/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook