DLH Batal Panggil PT CAP

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 19 September 2019 - 15:09:08 WIB   |  dibaca: 38 kali
DLH Batal Panggil PT CAP

RETAK : Warga menunjukkan tembok rumahnya yang retak diduga akibat getaran mesin PT CAP.

CILEGON, BANTEN RAYA – Pemanggilan terhadap PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) batal dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Rabu (18/9). DLH mengaku belum siap dengan pertanyaan dan dokumen terkait keluhan warga Lingkungan Cilodan, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan mengenai pengoperasian atau uji coba mesin milik PT CAP yang mengeluarkan bunyi bising dan getaran.

Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kota Cilegon, Rudi Darmawan mengaku jika pemanggilan perusahaan kimia dibatalkan. Pihaknya saat ini tengah mempersiapkan dokumen kelengkapan serta berbagai pertanyaan hasil tinjauan lapangan pada Senin (16/9) lalu.

Kendati demikian, kata Rudi, pihaknya memastikan pemanggilan akan dilakukan pada pekan depan.“Yah hari ini (kemarin-red) batal (pemanggilan PT CAP-red). Nanti pekan depan kami pastikan di panggil lagi. Nantinya kami akan kabari jika ada pertemuan,” katanya saat dihubungi Banten Raya, Rabu (18/9).Untuk diketahui, warga mengeluhkan pengoperasian mesin baru PT CAP karena menimbulkan suara bising dan getaran yang membuat dinding rumah retak.

Rudi menyatakan, berdasarkan hasil tinjauan di lapangan, pihaknya sudah mengambil sejumlah dokumentasi rumah retak dan gangguan lainnya dari warga. Hasilnya, hal tersebut akan dilakukan analisa oleh DLH Kota Cilegon, sehingga nantinya DLH Kota Cilegon bisa mendorong PT CAP untuk mengambil solusi.“Nanti kami tanyakan kenapa sampai ada efek begitu (Getaran_red). Kami juga akan memastikan bagaimana proses prosedur uji coba mesin dan lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Public Relations PT CAP, Harun menyatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Gunung Sugih soal dampak yang ditimbulkan terhadap ujicoba mesin baru perusahaannya.Pihaknya juga meminta pihak kelurahan untuk menginventarisir jumlah warga yang terdampak.“Nanti akan dianalisa dampaknya. Akan ada kompensasi dan tanggungjawab setelah dilakukan analisa,” singkatnya.

Sebelumnya diberitakan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Masduki mengunjungi warga Lingkungan Cilodan, Kelurahan Gunung Sugih, yang mengeluhkan suara bising dan getaran akibat ujicoba mesin baru PT CAP. Rumah mereka yang hanya berbatasan dengan tembok pagar itu mengalami keretakan.Rencana ujicoba mesin baru juga akan dilakukan PT CAP hingga Sabtu (21/9).Warga telah mendapatkan surat pemberitahuannya dari PT CAP.(uri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook