Kepsek Belajar Aplikasi Digital

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 19 September 2019 - 15:55:45 WIB   |  dibaca: 170 kali
Kepsek Belajar Aplikasi Digital

SOSIALISASI: Peserta coffe morning untuk pembelajaran aplikasi digitalisasi foto bersama usai mengikuti kegiatan, di Aula SMK Negeri 1 Rangkasbitung, kemarin.

LEBAK, BANTEN RAYA- Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan wilayah Kabupaten Lebak, menggelar Coffe Morning bersama kepala sekolah, pengawas dan guru di SMK Negeri 1 Rangkasbitung, Rabu (18/9).

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, E Kosasih Samanhudi, para Kabid, Pengawas, Kepsek SMAN, SMKN dan SKhN serta perwakilan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Banten.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMKN 1 Rangkasbitung tersebut membahas Sistem Informasi Pressensi Online (SIPO), Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), BOS dan BOSDA, Sekolah SMA, SMK dan SKH di wilayah Kabupaten Lebak.

Kepala Dindikbud Banten, E. Kosasih mengatakan, melalui kegiatan ini semoga antara kepala sekolah, guru dan Cabang Dinas Pendidikan diwilayah Lebak bisa menjalin kedekatan. Agar setiap ada permasalahan di sekolah bisa didiskusikan dan memberikan solusi.

"Kami berharap pertemuan ini bukan hanya sekali dilakukan, kalau bisa satu bulan sekali di adakan pertemuan seperti ini. Hal ini lakukan untuk mempererat kedekatan mereka dan bisa memberikan solusi ketika ada suatu permasalahan misalnya dari mulai SDMnya, Kemudian pengolahan aset pengelola Keuangan, karena mereka harus paham. Nah pertemuan seperti inilah bagian dari solusi ketika nanti ada yang harus di diskusikan," katanya.

Kosasih menjelaskan, kehadiran BKD, BAPEDA, DPKAD agar bisa memberikan pemahaman pada seluruh kepala sekolah, seperti contoh bagaiamana membuat RKA, bagaimana membuat program kegiatan, kemudian bagaimana mengatur sumber daya manusia yang tersebut dan bagaimana mengelola uang dari mulai merencanakan sampai pertanggung jawaban.

"Yang harus diutamakan yaitu pertanggung jawaban dalam mengelola keuangan. Kalau menggunakan uang semuanya pasti bisa, tapi pertanggung jawaban dalam mengelola keuangan inilah yang harus terus ditingkatkan dengan baik," pungkasnya.

Sementara Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Banten Wilayah Lebak, A Sirojudin mengatakan, kegiatan ini baru pertama kali dibuat. "Ini adalah kebutuhan Pokok untuk guru-guru karena memang semuanya menggunakan aplikasi digitalisasi," imbuhnya.(satibi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook