Bertemu Bupati, Siswa Papua Minta Tralis

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 19 September 2019 - 16:08:42 WIB   |  dibaca: 37 kali
Bertemu Bupati, Siswa Papua Minta Tralis

SALING MENJAGA : Para siswa asal Papua berdialog dengan Bupati Serang Rt Tatu Chasanah di pendopo Bupati Serang, Rabu (18/9).

SERANG, BANTEN RAYA - Siswa asal Papua yang sedang melaksanakan program afirmasi atau bersekolah di Kabupaten Serang berkunjung ke Pendopo Bupati Serang. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Bupati Serang Rt Tatu Chasanah dan wakilnya Pandji Tirtayasa. Pada kesempatan itu para siswa menyampaikan harapan dan keinginannya kepada bupati terkait tempat tinggal mereka.

Keisa Falensia, salah satu siswa asal Papua yang bersekolah di SMK 1 Kragilan mengatakan, tujuannya ke Kabupaten Serang hanua untuk belajar. "Kami mohon perlindungan selama ada di sini (Kabupaten Serang-red) jika ada orang yang melakukan kekerasan dan kejahatan. Kami juga minta mess kami dipasangi tralis untuk keamanan kami," kata Keisa yang datang bersama 39 orang temannya, Rabu (18/9).

Siswi asal Kabupaten Raja Empat itu juga berharap, Pemkab Serang bisa menyampaikan kepada pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten agar siswa asal Papua yang bersekolah di SMK 1 Petir dibuatkan mess. "Untuk teman-teman di sekolah baik-baik dan suka berbagi dengan kita. Kami juga minta dilibatkan oleh sekolah kalau ada kegiatan O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional)," ujarnya.

Bupati Serang Rt Tatu Chasanah mengatakan, pihaknya tidak pernah membeda-bedakan antara siswa asal Papua dengan siswa Kabupaten Serang. "Kita undang mereka untuk bisa berdialog dengan kita agar mereka tidak ada kekhawatiran. Saya menjamin keamanan mereka dan di sini (Kabupaten Serang-red) tidak ada apa-apa. Saya juga menanyakan kondisi di sekolah mereka seperti apa," kata Bupati.

Ia menuturkan, terdapat tiga sekolah di Kabupaten Serang yang mendapat program afirmasi yakni SMKN 1 Kragilan, SMAN 1 Ciruas, dan SMAN 1 Petir. "Dengan situasi saat ini anak-anak saya minta tidak terprovokasi. Dari dialog tadi (kemarin-red) ada beberapa kebutuhan sarana dan prasaran di sekolah mereka. Kemudin disampaikan juga kesulitan transportasi untuk ibadah, saya minta camat untuk memfasilitasi," tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya mengaku akan mengakomodir terkait permintaan para siswa yang terkait dengan sarana dan prasarana tersebut. "Kita akan akomodir, kalau yang jadi kewenangan provinsi akan kami komunikasikan. Kemudian kami akan siapkan pelatih silata Kaserangan agara mereka bisa mempelajari silat Kaserangan. Kalau sekolah tidak melibatkan mereka pada kegiatan O2SN sekolah yang rugi," katanya. (tanjung/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook