Gandeng Babinsa, DP3AKKB Banten Kampanyekan Program KB

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 21 September 2019 - 11:34:49 WIB   |  dibaca: 271 kali
Gandeng Babinsa, DP3AKKB Banten Kampanyekan Program KB

SOSIALISASI: Sitti Ma’ani Nina, Kepala DP3AKKB Banten (enam dari kanan) foto bersama usai kegiatan, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA-Banyak faktor yang menghambat dalam menjalankan program keluarga berencana (KB). Faktor utama menjadi penghambat program KB adalah sosialisasi yang kurang baik kepada masyarakat, dan kurangnya fasilitas yang mendukung program KB tersebut. Hal tersebut disampaikan Rikrik hermawan kabid Dalduk KB, pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan Dan Keluarga Berencana  (DP3AKKB) Provinsi Banten.

Menurutnya, hambatan yang ditemui dalam mensosialisasikan program keluarga berencana banyak terjadi diberbagai bidang, mulai dari tingkat ekonomi, pengetahuan, pendidikan, usia, pengalaman, pekerjaan, jenis kelamin dan umur dari target sasaran masyarakat yang tidak sama.

"Sehingga sulit memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya program KB tersebut. Pola pikir yang sudah tertanam pada target sasaran masyarakat yaitu banyak anak banyak rejeki, juga merupakan faktor penghambat masuknya program KB tersebut," katanya, kemarin.

Berangkat dari permasalahan tersebut, lanjutnya, maka Pemerintah Provinsi Banten melalui DP3AKKB Banten berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan pengembangan pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi (KBKR) melalui kemitraan dengan tujuan untuk meningkatkan peran Babinsa dalam upaya meningkatkan pengetahuan serta partisipasi dalam pencapaian program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK).

"Meningkatkan peran BABINSA sebagai motivator dan penyuluh program KKBPK dan tingginya jumlah pertumbuhan penduduk berimplikasi potensi kekerasan bila tidak dikelola dengan baik," ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Sitti Ma’ani Nina, Kepala DP3AKKB Provinsi Banten mengatakan, peran bintara pembina desa (Babinsa) sangat penting mengingat mereka berada di ujung terdepan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat."Para Babinsa bisa memahami masalah yang ada di sekitarnya dan bertindak sigap dan cepat jika ada masalah-masalah yang terjadi di desa," katanya.

Menurutnya, TNI telah banyak membantu program pemerintah, terutama pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota. Salah satu program yang sangat besar peran tni terutama angkatan darat melalui  Babinsa tersebut adalah program KKBPK."Apalagi TNI manunggal KB kesehatan telah menjadi agenda nasional yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun," tutupnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook