300 Anggota Brimob di Kirim ke Jakarta

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 25 September 2019 - 15:36:49 WIB   |  dibaca: 117 kali
300 Anggota Brimob di Kirim ke Jakarta

BANTU PENGAMANAN: Ratusan personil Brimob Polda Banten diperbantukan untuk pengamanan unjuk rasa di wilayah Jakarta, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA- Sebanyak 300 personil Brimob Polda Banten dikirim ke DKI Jakarta guna membantu pengamanan aksi demontrasi mahasiswa menolak rencana pengesahan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP), UU KPK hasil revisi, dan rancangan serta revisi UU lainnya di depan gedung DPR RI, Senin-Selasa (23-24/9).

Karoops Polda Banten Kombes Pol A Roemtaat membenarkan jika Polda Banten sudah mengirim anggota Brimob untuk membantu Polda Metro Jaya dalam pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa di Jakarta. "Ini (pengiriman tiga kompi personel) permintaan dari Polda Metro Jaya. Pokoknya untuk membuat ketentraman di wilayah Polda Metro Jaya," katanya kepada Banten Raya saat ditemui di Mapolda Banten, Selasa (24/9).

Menurut Roemtaat, ratusan personil Brimob Polda Banten sejak kemarin sudah bergabung dan melaksanakan tugas hingga kondisi keamanan di ibukota Jakarta kondusif. Bahkan, dari satuan Sabhara Polda Banten rencananya akan dikirim juga ke sana."Dalam waktu dekat ini untuk back up Jakarta supaya kondusif. Sabhara mungkin nanti geser juga," ujarnya.

Roemtaat menambahkan, ratusan personil itu juga akan diperbantukan mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 pada Oktober mendatang.
 "Iya sampai pelantikan presiden. Pokoknya sampai kondisi kondusif," jelasnya.

Roemtaat menegaskan, pengiriman ratusan personil Brimob Polda Banten hanya untuk penambahan kekuatan. Sebab saat ini kekuatan pengamanan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya masih kurang memadai, apalagi Jakarta tengah memiliki beberapa agenda besar, salah satunya pelantikan presiden.“Menambah kekuatan saja di Jakarta, membuat ketentraman di wilayah Jakarta,” tegasnya.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edi Sumardi mengimbau mahasiswa dapat melaksanakan demo dengan tertib serta mana sampai selesai sesuai peraturan yang tertuang dalam undang-undang nomor 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum.

"Dalam situasi seperti ini, masyarakat juga harus bijak dalam menanggapi isu-isu yang berkembang. Selain itu, masyarakat juga harus dapat berperan membantu menjaga keamanan dan ketertiban pada lingkungannya," jelasnya. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook