Pemkab Wacanakan Sehari Tanpa Nasi

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 25 September 2019 - 15:41:58 WIB   |  dibaca: 73 kali
Pemkab Wacanakan Sehari Tanpa Nasi

KURANG DIMINATI : Bupati Serang Rt Tatu Chasanah meninjau olahan makanan pangan lokal yang sudah dibuat untuk dilombakan, Selasa (24/9).

SERANG, BANTEN RAYA – Upaya Pemkab Serang mendorong masyarakat untuk membiasakan diri memakan makanan lokal seperti olahan singkong, sukun, gadung, dan pisang kepok muda sebagai pengganti beras untuk sumber karbohidrat belum menunjukan capaian yang maksimal. Pasalnya, ketergantungan masyarakat Kabupaten Serang terhadap beras masih tinggi.

Bupati Serang Rt Tatu Chasanah meminta para ibu-ibu PKK di di kecamatan bisa mensosialisasikan kepada ibu-ibu rumah tangga terkait dengan olahan panganan lokal. “Pangan lokal harus diolah sehingga bisa menarik baik rasa maupun penampilannya,” kata Tatu, usai membuka lomba cipta menu beragam bergizi seimbang dan aman di halaman pendopo Bupati Serang, Selasa (24/9).

Ia menjelaskan, lomba cipta menu tidak boleh berhenti sampai kegiatan selesai namun harus benar-benar disampaikan kepada masyarakat, agar saat masyarakat tidak memiliki beras bisa memanfaatkan singkong diolah menjadi pengganti nasi. “Tadi (kamarin-red) saya sampaikan ke ibu-ibu dari perwakilan kecamatan bagaimana caranya masyarakat bisa sarapan pakai singkong,” ujarnya.

Ia menuturkan, dengan mengonsumsi panganan lokal selain beras diharapkan dapat mengurangi angka penderita diabetes di Kabupaten Serang yang jumlahnya terus meningkat. “Kandungan gula pada beras kan lebih tinggi. Penyakit diabetes juga sekarang ini banyak sekali. Mudah-mudahan dengan upaya seperti ini dari kesehatan bisa menekan angka penyakit diabetes,” paparnya.

Namun yang menjadi pekerjaan rumah tangga (PR), Tatu mengungkapkan, terkait ketersediaan bahan baku singkong yang masih kurang seperti untuk membuat tepung mocaf dan aci singkong. “Saya sampaikan ke Pak Kadis Pertanian (Dadang Hermawan-red) minta masyarakat diarahkan untuk menanam singkong di pekarangan rumah mereka. Ada peningkatan konsumsi pangan lokal setiap tahunnya tapi belum masif,” katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo mengatakan, lomba cipta menu beragam bergizi seimbang dan aman sebagai upaya untuk mensukseskan program makan makanan pokok sebagai sumber karbohidrat selain beras. “Ada alternatif lain makanan pokok, ada sukun, ada singkong, ada gadung, dan pisang kepok muda,” ujarnya.

Suhardjo menuturkan, pihaknya berencana memprogramkan sehari tanpa beras di Pemkab Serang untuk mengurangi konsumsi terhadap beras. “Kita sedang susun programnya, minimal untuk orang Pemda Serang dulu. Jadi nanti rapat-rapat dan sebagainya snacknya tanpa berbahan beras. Kita siapkan makanan alternatif berkarbohidrat tanpa nasi dan tepung,” tuturnya. (tanjung/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook