3 Pria Bersenjata Rampok Minimarket

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Senin, 30 September 2019 - 15:36:16 WIB   |  dibaca: 1085 kali
3 Pria Bersenjata Rampok Minimarket

DITODONG PISTOL : Karyawan Indomaret Cimareng di Jalan Raya Ciruas - Petir, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, diikat perampok, Sabtu (29/9) malam.

SERANG, BANTEN RAYA -Tiga pria bersenjata api merampok sebuah Indomaret di Cimareng, Jalan Raya Ciruas - Petir, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Sabtu (28/9) malam. Pelaku berhasil menggasak uang hasil penjualan sebesar Rp30 juta dan puluhan  slop rokok berbagai merek.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Banten Raya, perampokan terjadi pukul 22.30 malam. Awalnya, dua pegawai Indomaret Reni dan Adang tengah bersiap menutup toko dan menghitung hasil penjualan. Mendadak datang tiga orang lelaki tidak dikenal mengendarai sepeda motor Honda Scoopy.

Selanjutnya, ketiga lelaki tidak dikenal itu masuk ke dalam sambil menodongkan senjata jenis pistol. Sambil mengancam akan menembak mati keduanya, pelaku memaksa Reni dan rekan menyerahkan seluruh hasil penjualan.

Lantaran takut dengan pistol yang ditodongkan kepada keduanya, uang Rp30 juta hasil penjualan yang disimpan dalam brangkas langsung diberikan kepada pelaku. Sebelum pergi, kedua karyawan Indomaret tersebut diikat dengan menggunakan lakban warna coklat di bagian mulut, kaki dan tangan.

Selain berhasil membawa kabur uang, ketiganya juga sempat mengambil puluhan slop rokok berbagai merek. Kasus tersebut diketahui oleh warga yang datang ke lokasi saat hendak berbelanja di sana. Warga kemudian menghubungi polisi. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan termasuk kedua karyawan toko swalayan setempat yang sempat diikat dengan menggunakan lakban.

Kapolsek Walantaka AKP Yudi Permana membenarkan kasus perampokan minimarket di wilayah hukumnya tersebut. Kedua korban ditemukan dalam kondisi terikat lakban, sedangkan uang hasil penjualan berhasil dibawa kabur pelaku yang dibekali dengan senjata api tersebut. "Nggak ada yang luka, cuma dilakban," katanya.

Menurut Yudi, dari keterangan yang diperolehnya, kedua korban saat itu tengah menghitung hasil penjualan. Saat bersamaan, ketiga pelaku yang diketahui menggunakan sepeda motor langsung mengancam korban dengan pistol.

Lebih lanjut, Yudi mengungkapkan kepolisian masih mengumpulkan barang bukti untuk mengejar pelaku dan memeriksa CCTV di lokasi untuk mengidentifikasi ketiga pelaku perampokan tersebut. "Kita masih melakukan penyelidikan, dan memeriksa saksi-saksi. Kita juga berkoordinasi dengan Ditkrimum Polda Banten," ungkapnya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook