Ragu Soal Aturan Hukum, ASN Diminta Berkonsultasi

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 09 Oktober 2019 - 13:33:51 WIB   |  dibaca: 62 kali
Ragu Soal Aturan Hukum, ASN Diminta Berkonsultasi

PEMBINAAN : Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati bersama Camat Cilegon, Idad Zaldad dan Sekretaris Korpri Kota Cilegon, Wawan Dahlan acara Pembinaan Pegawai Korpri Cilegon, kemarin.

CILEGON, BANTEN RAYA - Kendati sudah berdiri pada Desember 2018 atau hampir setahun, Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Cilegon ternyata baru satu kasus yang ditangani sampai ke meja hijau.Hal itu terungkap saat pembinaan pegawai oleh Korpri Kota Cilegon di Aula Kecamatan Cilegon, Selasa (8/10).

Hadir dalam acara itu, Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati.Sekretaris Korpri Kota Cilegon, Wawan Dahlan menjelaskan, ada lima Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkonsultasi dan satu diantaranya diteruskan pada persidangan.

Wawan menambakan, masih minimnya ASN yang berkonsultasi, disinyalir karena ASN masih malu untuk berkonsultasi soal aturan dan lainnya kepada LKBH Korpri Kota Cilegon."Totalnya 5 kasus yang dikonsultasikan, 4 selesai dan 1 kasus diteruskan (persidangan-red). Ini kami sosialisasikan agar ASN bisa mengetahui jika Korpri sudah memiliki LKBH yang mengawal nantinya setiap persoalan hukum yang menimpanya," katanya kepada Banten Raya usai pembinaan anggota Korpri Kota Cilegon, kemarin.

Wawan enggan merinci kasus apa yang diteruskan ke persidangan tersebut.Wawan menyatakan, laporan atau konsultasi sendiri beragam mulai soal keluarga atau perceraian, soal adminitrasi surat keputusan atau hal lainnya. Namun rata-rta kasus tersebut bisa diselesikan sebelum tindak lanjut lebih jauh.

Untuk mendampingi kasus yang menimpa ASN, paungkas Wawan, LKBH Korpri Kota Cilegon sudah mengandeng Perhimpunan Advokat Indonesia Peradi. "Kami sosialisasikan. Memang masih sedikit, sehingga diharapkan para ASN tidak malu untuk mengkonsultasikan agar ada solusi jika ada sangkutan hukum," imbuhnya.

Dalam pembinaan tersebut, pungkas Wawan, Korpri Kota Cilegon juga terus mengingatkan ASN dalam menjalankan tugasnya, jika ada hal yang dinilai janggal secara aturan bisa mengkonsultasikannya, baik kontrak atau hal lainnya. "Konsultasikan saja jika tidak paham. Sebab jangan sampai akhirnya nanti bermasalah," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati mengungkapkan, dengan adanya LKBH Korpri maka diharapkan AS tidak mengalami kendala atau ketakutan dalam mengerjakan pekerjaannya yang berhubungan dengan anggaran. Sebab, ASN bisa mengkonsultasikannya langsung kepada LKBH jika tidak mengerti secara aturan hukum. “Tentu sangat baik dengan adanya Korpri, sehingga ASN nantinya mendapatkan perlindungan hukum dan konsultasi soal aturan hukum,” singkatnya.(uri/marjuki)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook