Wagub Janji Upayakan Anggaran Puspemkab

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 09 Oktober 2019 - 15:19:50 WIB   |  dibaca: 53 kali
Wagub Janji Upayakan Anggaran Puspemkab

DUKUNG PEMBANGUNAN : Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy (kedua dari kanan) bersama Bupati Serang Rt Tatu Chasanah memberikan keterangan kepada wartawan terkait pembangunan di Kabupaten Serang, Selasa (8/10).

SERANG, BANTEN RAYA – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyatakan akan mengupayakan bantuan anggaran dari Pemprov Banten untuk pembangunan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang (Puspemkab). “Untuk pembangunan Puspemkab Serang saya akan berkomunikasi dengan teman-teman DPRD Provinsi Banten dari Kabupaten Serang yang masuk di badan anggaran (Banggar),” kata Andika usai menghadiri rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Serang dengan agenda peringatan HUT ke-493 Kabupaten Serang, Selasa (8/10).

Ia menjelaskan, Pemprov Banten memiliki komitmen untuk mendukung terealisasinya pembangunan puspemkab yang sudah direncanakan sejak delapan tahun lalu tersebut. “Kalau komitmen kami jelas yang penting delapan kabupaten/kota di Banten ini mendapatkan perhatian yang sama, apalagi Kabupaten Serang untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat puspemkab ini sangat penting,” ujarnya.

Disoal terkait dengan bantuan gubernur (Bangub) untuk Kabupaten Serang pada APBD 2020, Andika menuturkan, terkait dengan hal tersebut sudah ada hitungannya. “Kita akan masuk skala prioritas termasuk untuk meningkatkan pelayanan RSDP (Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara) Serang yang menjadi rumah sakit rujukan. Mudah-mudahan khusus anggaran bantuan untuk puspemkab bisa terkejar di 2020, kalau tidak terkejar mungkin di 2021,” paparnya.

Bupati Serang Rt Tatu Chasanah mengatakan, pihaknya pada tahun ini sedang berupaya keras agar ada satu hamparan lahan yang berhasil dibebaskan untuk pembangunan gedung. “Kita di 2020 sudah memasukan pembangunan satu gedung, kalau tidak salah  satu kawasan bisa tiga sampai empat kantor OPD (organisasi perangkat daerah). Yang sudah dibebaskan tidak satu hamparan tapi masih ada spot-spot yang belum dibebaskan,” kata Tatu.

Selain Puspemkab, pihaknya juga terus mendorong penyelesaian pembangunan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang jumlahnya masih banyak walaupun telah mengalami penurunan. “Untuk rutilahu kami masih punya PR (pekerjaan rumah) besar, kami sedang mengupayakan anggaran dari berbagi sumber, dari APBD kita, dari pemerintah provinsi, dari pemerintah pusat, dari CSR (corporate social responsibility) perusahaan, dari Baznas (Badan Amil Zakat Nasional), dan dari infak ASN,” ujarnya. (tanjung/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook