Ati: Wanita Harus Terlibat dalam Pembangunan

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 10 Oktober 2019 - 11:00:47 WIB   |  dibaca: 39 kali
Ati: Wanita Harus Terlibat dalam Pembangunan

MINUM : Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati mencoba minuman hasil karya warga, kemarin.

CILEGON, BANTEN RAYA - Tim Penilai Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) dan tim Bina Wilayah (Binwil) Kampung KB tingkat Provinsi Banten mendatangi Lingkungan Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Rabu (9/10).

Tim tersebut melakukan evaluasi terhadap P2WKSS Kelurahan Gerem.Kedatangan tim dari Provinsi Banten tersebut disambut Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati, serta beberapa pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemkot Cilegon, serta berbagai elemen masyarakat dan industri di sekitar Kecamatan Grogol.

Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati mengatakan, kaum wanita di Kota Cilegon harus maju dan mandiri. Wanita harus terlibat dalam pembangunan Kota Cilegon. “Wanita harus tampil di tempat yang punya manfaat, seperti politik, pemerintahan, dan tempat yang bermanfaat,” kata Ati saat memberikan sambutan.

Ati mengatakan, P2WKSS merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam membantu peranan wanita agar berperan aktif dan lebih memiliki kapasitas terutama dalam mewujudklan keluarga yang sehat dan sejahtera.

“Hal ini sesuai agenda pembangunan Pemerintah Kota Cilegon yang pro rakyat yaitu, Cilegon sejahtera, Cilegon berdaya saing, Cilegon maju mandiri, Cilegon cerdas dan sehat dan Cilegon berwibawa. Dan program terpadu P2WKSS ini juga merupakan wujud percepatan pembangunan di wilayah Kecamatan Grogol Khususnya Kelurahan Gerem,” ujarnya.

Selain itu, Ati juga mengungkapkan, pihaknya sangat menyambut baik dengan dilaksanakannya evaluasi P2WKSS dan Banwil Kampung KB ini. “Evaluasi ini sebagai suatu Media pembinaan terhadap berbagai kegiatan yang telah dilakukan wanita dalam upaya mewujudkan masyarakat Kelurahan Gerem dan Rawa Arum sejahtera dan bertumpu ada keluarga yang sehat,” ungkapnya.

Kedepannya, Ati berharap, para wanita yang ada di Kota Cilegon bisa meningkat pengetahuan dan keterampilan kualitas hidup wanita yang bermuara pada upaya penanggulangan kemiskinan dan kesehatan anak dengan melibatkan peran akti dari perempuan. “Melalui realisasi program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas diri kaum wanita hingga mampu berkontribusi dalam mewujudkan kesehatan kesejahteraan keluarga dan berperan optimal dalam pembangunan,” harapnya.

Lurah Gerem, Deni Yuliandi mengatakan, saat ini wanita di Gerem sudah mulai memerlihatkan perannya dengan berbagai produksi yang dihasilkan. Seperti melalui Kelompok Wanita Tani (KWT), banyak sayuran yang dihasilkan dari masyarakat. Selain itu, usaha mikro kecil dan menengahan (UMKM) di Kelurahan Gerem juga banyak yang dimotori oleh kaum wanita. “Ada industri majun, kerajinan tangan, olahan keripik, emping, dan makan ringan lainnya,” kata Deni.

Deni berharap, dukungan dari pemerintah untuk pemberdayaan kaum wanit terus dilakukan. Peningkatakan kapasitas SDM melalui pelatihan untuk pelaku UMKM khususnya kaum emak-emak di Gerem bisa dibiayai oleh anggaran pemerintah. “Kami berharap, wanita-wanita di Gerem bisa menggerakan ekonomi yang lebih besar lagi, bisa bersaing dengan produksi UMKM di daerah lain. Saat ini sudah ada puluhan wanita yang kita bina usahanya,” tutupnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook