Pemprov Tingkatkan Sinergitas Program Perlindungan Anak

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 10 Oktober 2019 - 11:56:37 WIB   |  dibaca: 102 kali
Pemprov Tingkatkan Sinergitas Program Perlindungan Anak

EVALUASI: Kepala DP3AKKB Banten, Sitti Ma’ani Nina (tengah) menghadiri kegiatan Evaluasi Perlindungan Anak yang digelar oleh DP3AKKB Banten, Rabu (9/10).

SERANG, BANTEN RAYA-Evaluasi perlindungan khusus anak ini menjadi salah satu wujud konsistensi pemerintah dalam mengawal setiap implementasi program/kegiatan  setahun terakhir. Hal tersebut disampaikan Sitti Ma'ani Nina, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Banten.

Menurutnya, berdasarkan program kerja yang sudah dijalani selama satu tahun ini terungkap, bahwa anak lebih merasa nyaman setelahnya kembali berkumpul dengan keluarganya, terlebih setelahnya mendapatkan penanganan khusus.

Nina juga mengakui, tidak sedikit anak yang masih mengalami trauma, dendam pada pelaku terutama pada kasus-kasus pelecehan seksual. Termasuk keluarga yang belum sepenuhnya ”siap” untuk menerima kehadiran anak.

"Kondisi ini secara tidak langsung memperlihatkan berbagai kekuatan dan kelemahan terkait dengan aspek yang berkaitan dengan program, yang telah dilaksanakan setahun terakhir," kata Nina kepada Banten Raya usai menghadiri kegiatan Evaluasi Perlindungan Khusus Anak, kemarin.

Untuk itu, lanjut Nina, dalam evalusi perlindungan khusus anak ini direkomendasikan perlunya penguatan pada  semua aspek yang terlibat. Baik itu dari OPD dan lembaga-lembaga terkait di dalam melaksanakan setiap program perlindungan khusus anak ini.

"Sehingga hasil yang didapat lebih optimal dan hak-hak anak tetap terjamin dengan baik. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kepada semuanya lembaga terkait, baik lembaga yang ada di kabupaten/kota ramah anak atau belum, dapat terus berusaha dalam mengawal tumbuh kembang anak-anak dan dapat dilindungi baik dalam hal bermain, mendidik, kesehatan serta kesinambungan pertumbuhan anak," ungkapnya."Sesuai tersebut sesuai dengan dengan undang undang dasar no. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak," sambung Nina.

Masih kata Nina, berkaitan dengan peraturan perundang-undangan tersebut di atas, melalui kegiatan evaluasi perlindungan khusus anak di Provinsi Banten, diharapkan dapat meningkatkan komitmen pelaksanaan, persamaan persepsi dan pemahaman peraturan perundang-undangan tersebut. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook