Frontage Boleh Digunakan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 10 Oktober 2019 - 13:39:13 WIB   |  dibaca: 28 kali
Frontage Boleh Digunakan

TINJAU LOKASI: Kasubdit Peningkatan dan Rekayasa Keselamatan Direktorat Keselamatan Ditjen Perkeretaapian Prayudi ditemani Walikota Serang Syafrudin saat meninjau jalan frontage Kaligandu-Unyur, Rabu (9/10).

SERANG, BANTEN RAYA- Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membolehkan jalan frontage yang dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Serang digunakan untuk sementara waktu. Batas waktu penggunaan frontage dibatasi hanya sampai dua tahun.

Kasubdit Peningkatan dan Rekayasa Keselamatan Direktorat Keselamatan Ditjen Perkeretaapian Prayudi mengatakan, bila mengacu pada undang-undang perekeretaapian, perlintasan sebidang dilarang dibuka. Karena itu yang akan dibuat adalah perlintasan sementara.

Karena hanya merupakan perlintasan sementara, maka jalan frontage yang sudah 90 persen dibuat oleh Pemkot Serang dapat digunakan namun dibatasi hanya sampai dengan 2 tahun penggunaannya. Hal itu juga sambil menunggu proses pembuatan jembatan layang (flyover) yang akan menggantikan fungsi perlintasan sementara tersebut. "Yang akan kita buka adalah perizinan perlintasan sementara berlaku selama dua tahun," kata Prayudi, Rabu (9/10).

Prayudi mengatakan bahwa perlintasan sementara diperbolehkan digunakan oleh pemerintah daerah dengan syarat pemerintah daerah tersebut berkomitmen dan berjanji akan membuat flyover setelah masa 2 tahun penggunaan perlintasan sementara. Sehingga pembangunan flyover merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah.
 
Walikota Serang Syafrudin mengaku senang karena jalan frontage yang menghubungkan Kaligandu dan Unyur akhirnya bisa digunakan oleh masyarakat meski hanya dalam waktu 2 tahun. Sambil mempergunakan frontage, Pemkot Serang akan menyusun rencana pembangunan flyover termasuk membuat studi kelayakan dan penganggaran.

Pemkot juga diharuskan membangun koneksi antar perumahan yang ada di sekitar jalan frontage. Untuk anggaran pembangunan flyover diperkirakan mencapai Rp 20 miliar sampai Rp 30 miliar."Kami siap membangun flyover sebagai persyaratan penggunaan jalan frontage," kata Syafrudin.

Syafrudin memperkirakan pembangunan flyover sudah dapat dilakukan pada tahun 2021. Sementara penggunaan jalan frontage dengan izin perlintasan sementara ditargetkan bisa dilakukan pada minggu-minggu ini. Persyaratan yang akan disiapkan oleh Pemkot Serang adalah surat kesediaan membangun flyover lalu membangun konektivitas jalan antar perumahan di sekitar jalan frontage. Bila penandatanganan sudah dilakukan maka segera dilakukan launching jalan frontage. (tohir/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook