Kampung Berbunga, Proyeksi untuk Astana

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 11 Oktober 2019 - 10:27:14 WIB   |  dibaca: 20 kali
Kampung Berbunga, Proyeksi untuk Astana

LEBAKWANGI – Kemarau panjang disebutkan telah mengubah RW 02, Kampung Astana, menjadi kumuh. Karenanya, Pemerintah Desa Purwadadi, Kecamatan Lebakwangi, akan mengembalikan kondisi perkampungan ini. Di setiap gang di perkampungan ini akan dihiasi dengan tanaman bunga di dalam pot. Lomba Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019 menjadi momen pemerintah desa untuk melakukannya.

Kepala Desa Purwadadi H Ma’mun menjelaskan bahwa kemarau selama beberapa bulan terakhir membuat warga Astana tidak bisa memanfaatkan air dari saluran irigasi yang melintasi kampung mereka. Saluran irigasi itu mengering. Akibatnya, banyak warga menjadikan saluran irigasi itu sebagai tempat membuang sampah.

Ia mengaku sudah menyosialisasikan persiapan lomba yang digagas Radar Banten, Pemkab Serang, dan Polda Banten itu kepada warga RW 02, Kampung Astana. “Kita bakal perbaiki kondisi lingkungan (Astana-red) dengan gotong royong membersihkan lingkungan dan perbanyak tanaman bunga,” tegas Ma’mun kepada Radar Banten di ruang kerjanya, Kamis (10/10). “Potnya kita sediakan dari desa, sedangkan bunganya dicari dari kebun-kebun warga,” sambungnya.

Ma’mun tidak memungkiri, Pemerintah Desa Purwadadi butuh peran aktif warga untuk menyukseskan Astana dalam Lomba Kampung Bersih dan Aman. “Supaya persiapannya semakin matang, kita akan rapat lagi bareng warga,” katanya.

Kampung Astana dihuni oleh 500 jiwa dari 200 kepala keluarga (KK). Kampung dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani itu, belum memiliki tempat pembuangan sampah (TPS), kelompok pemuda sadar hukum, dan kelompok sadar lingkungan. “Kita baru punya sistem keamanan lingkungan, tapi nanti semua persyaratan (lomba-red) bakal dilengkapi,” tegas Ma’mun.

Warga Astana, Aisyah, mengaku resah dengan lingkungan kampungnya yang kumuh. Masih ditemukan banyak sampah berserakan karena dibuang sembarangan. Padahal, aku Aisyah, setiap hari ibu-ibu selalu membersihkannya. “Semoga, dengan lomba kebersihan dan keamanan ini bisa bikin kampung jadi lebih baik,” harapnya. (mg06/don/ags)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook