BPCB Temukan Ratusan Benda Peninggalan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 11 Oktober 2019 - 15:08:08 WIB   |  dibaca: 85 kali
BPCB Temukan Ratusan Benda Peninggalan

MASIH BANYAK : Staf BPCB Banten Yanuar Mandiri memperlihatkan salah satu temuan tim BPCB Banten selama melakukan ekskavasi di sebelah utara Keraton Surosowan, Kamis (10/10).

SERANG, BANTEN RAYA – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten menemukan ratusan benda hasil ekskavasi di Banten Lama. Ratusan benda cagar budaya tersebut ditemukan dari 14 kotak.

Staf BPCB Banten Yanuar Mandiri mengatakan bahwa selama 116 hari ini tim dari BPCB Banten melakukan ekskavasi demi menemkan benda-benda peninggalan. Selama kurung waktu itu tim menenukan ratusan benda peninggalan masa lalu di reruntuhan Keraton Surosowan sebelah utara.

Benda cagar budaya berupa peluru meriam, pecahan gerabah, pecahan keramik, mata uang VOC, mata uang Belanda, bahkan mata uang Banten.“Ada juga ratusan pipa cangklong buatan Eropa di situ,” kata Yanuar, Kamis (10/10).

Yanuar mengatakan bahwa ratusan pipa cangklong buatan Eropa yang memiliki beragam ukiran itu masih belum diketahui apakah untuk menghisap tembakau atau candu. Perlu penelitian lebih lanjut pada sisa bakaran yang mengerak di pipa tersebut.

Sementara peluru meriam yang ditemukan dengan aneka ukuran diduga dibuat di Banten. Pasalnya, peluru meriam terbuat dari bahan campuran pasir bukan berbahan besi sebagaimana lazimnya peluru yang dibuat di Eropa.“Mata uang Banten lebih cepat rusak karena berbahan dasar  timbal atau timah hitam dan tidak ada enkripsinya,” katanya.

Selain menemukan benda-benda yang termasuk pada temuan lepas, tim juga menemukan temuan struktur berupa struktur bangunan. Struktur bangunan ini diduga merupakan kanal dan tempat menunggu para tamu yang akan menemui sultan yang disebut dengan srimanganti.

Bangunan tersebut diperkirakan dibangun pada abad ke-18, sebagaimana tergambar dalam peta yang dibuat Belanda abad ke-18.“Pada abad ke-17 Keraton Surosowan sudah berdiri tetapi belum ada bangunan di sebelah utaranya sehingga diperkirakan bangunan srimanganti dibangun pada abad ke-18 dan merupakan bangunan baru,” tutur Yanuar.

Swedhi, staf BPCB Banten lain yang ikut dalam ekskavasi, mengatakan bahwa sudah 128 kotak yang digali selama ekskavasi. Sementara satu kotak galian berukuran 4x4 meter. Saat ini tim bekerja menggambar struktur bangunan yang ditemukan sesuai dengan aslinya. Gambar ini akan menjadi data bagaimana struktur yang ada di Banten Lama. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook