P2WKSS Diharapkan Kurangi Keluarga Miskin

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Sabtu, 12 Oktober 2019 - 11:26:20 WIB   |  dibaca: 68 kali
P2WKSS Diharapkan Kurangi Keluarga Miskin

DISAMBUT ANAK-ANAK : Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa (pakai topi) disambut para siswa pada acara pembukaan penilaian P2WKSS di Desa Kamurang, Kecamatan Cikande, Jumat (11/10).

SERANG, BANTEN RAYA – Program peningkatan peran wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera (P2WKSS) yang pada tahun ini difokuskan di Desa Kamurang dan Desa Bakung , Kecamatan Cikande diharapkan dapat menurunkan jumlah keluarga miskin di desa tersebut. Pasalnya, berbagai program dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) banyak dilakukan di Desa Kamurang.

“Melalu program P2WKSS yang dilombakan tingkat provinsi ini diharapkan terjadi penurunan jumlah keluarga miskin atau keluarga pra sejahtera dengan prioritas masyarakat yang rawan sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, serta perilaku masyarakat yang kurang baik dan tidak sehat,” ujar Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa saat membuka penilaian program P2WKSS tingkat Provinsi Banten, Jumat (11/10).

Pandji menjelaskan, program P2WKSS merupakan program peningkatan peran perempuan yang menggunakan pola pendekatan lintas bidang dan lintas sektor pembangunan yang terkoordinasi guna mencapai tingkat hidup yang berkualitas. “Pelaksanaan P2WKSS di Kabupaten Serang tahun 2019 dengan lokasi di Desa Kamurang dan Desa Bakung ditetapkan melalui keputusan Bupati Serang,” ungkapnya.

Ia menuturkan, kegiatan P2WKSS di Kabupaten Serang dilakukan dengan melalui tahapan survei lokasi, validasi data sasaran, rapat koordinasi dan sosialisasi tim Pokja P2WKSS, pembinaan lokasi semalam satu bulan, dan pelaksanaan program kegiatan dari dinas dan lembaga terkait seperti TP PKK, Gabungan Organisasi Wanita. “Terakhir setelah berbagai kegiatan dilaksanakan yaitu, dilakukan evaluasi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Nining mengatakan, pada program P2WKSS tersebut terdapat inovasi teknologi sederhana yang diharapkan dana menjadi tolok ukur keberhasilan program P2WKSS. “Yang paling penting dalam kegiatan ini bukan hanya lombanya melainkan upaya pemerintah kabupaten/kota untuk membangun desa melalui peningkatan peran wanita,” ujarnya. (tanjung/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook