Masih Dirawat, Kapolsek Menes Kena 5 Tusukan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 12 Oktober 2019 - 11:57:25 WIB   |  dibaca: 95 kali
Masih Dirawat, Kapolsek Menes Kena 5 Tusukan

DIJAGA KETAT : Petugas kepolisian menjaga ruangan tempat tokoh Mathla’ul Anwar Fuad Syauki dirawat di RSUD Berkah, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA - Kapolsek Menes Kompol Dariyanto mendapat lima luka tusukan ketika menghalau Syahril Alamsyah (SA) alias Abu Rara (31), dan Fitri Andriana binti Sunarto (21) yang mencoba menikam Menkopolhukam Wiranto di pintu gerbang Alun-alun Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/10).

Dariyanto menuturkan bahwa kejadian berlangsung begitu cepat. Ketika Wiranto turun dari kendaraan dan bersalaman dengan dirinya, dari arah belakang SA langsung menerobos dan menghujamkan pisaunya ke arah Wiranto. "Saat itu pak Wiranto turun dari mobil, saya langsung bersalaman.

Saya langsung balik arah, karena ada ajudan pakaian putih. Tiba-tiba yang laki-laki (Syahril) menerobos (untuk menusuk). Saya nggak tahu Pak Wiranto jatuh," katanya saat ditemui di ruang perawatan di RS Sari Asih Kota Serang, kemarin.

Dariyanto pun sigap mencoba mengamankan Wiranto. Tak disangka, datang pelaku satu lagi yakni Fitria yang kemudian menusuknya dari arah belakang mengenai punggung. "Saya membalikan punggung dan saya ditusuk dari belakang. Saya nggak tahu karena pisaunya tertutup kain hitam, tapi tiba-tiba baju robek," ujarnya.

Setelah Wiranto dievakuasi dan dimasukkan ke dalam mobil, serta pelaku ditangkap oleh anggota kepolisian, dia baru sadar kalau tubuhnya bersimbah darah. Kemudian dirinya meminta anggota polisi lain untuk menemaninya ke Puskesmas Menes. "Saya minta temenin anggota saya ke Puskesmas. Ke sana saya jalan kaki, mungkin ada sekitar 500 meteran dari lokasi ke puskesmas," ujarnya.

Dariyanto menegaskan, lima tusukan dari pasangan suami istri tersebut melukai bagian dada kiri dan kanan, pundak bagian kiri, punggung dan sikut bagian kiri. "luka paling parah di belakang. Dijahit soalnya lukanya dalam," katanya.

Sementara itu, H Fuad Syauki, tokoh Mathla'ul Anwar yang juga mantan asisten pribadi Wiranto masih menjalani perawatan di RSU Berkah Kabupaten Pandeglang, Jumat (11/10).
H Fuad mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Penusukan Fuad terjadi saat menyelamatkan Wiranto dari serangan penusukan dua orang terduga teroris menggunakan kunai atau pisau.

Kepala Bidang Penunjang Medis RSU Berkah Pandeglang dr Edwin Afrian mengatakan, kondisi Fuad sudah membaik. "Pak Fuad sudah stabil, tapi masih perlu dirawat karena alami luka di bagian dada kanan dan kiri bagian atas, dan Pak Fuad sekarang dirawat di ruang utama 3," kata Edwin. (darjat/yanadi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook