Walikota Minta Lotte Ekspos Rencana Reklamasi

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 16 Oktober 2019 - 10:55:39 WIB   |  dibaca: 82 kali
Walikota Minta Lotte Ekspos Rencana Reklamasi

SELAMATAN : Perwakilan nelayan menyerahkan berkas dukungan rencana reklamasi PT LCI saat acara selamatan nelayan di Tanjung Peni, kemarin.

CILEGON, BANTEN RAYA -Walikota Cilegon, Edi Ariadi meminta kepada  PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) untuk melakukan ekspos rencana pengerukan pasir laut dan reklamasi di sekitar Perairan Pulau Sangiang.

Pengerukan pasir dan reklamasi untuk pendalaman jetty PT LCI oleh PT Seven Gates Indonesia dan PT Boskalis itu dilakukan setelah terbitnya izin reklamasi dan pengerukan pasir laut oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.“Saya awalnya menolak kalau pengerukan (Pasir Laut -red) di Gosong Serdang, tapi pusat mengizinkan.

Nelayan juga setuju, kami setuju. Tapi akan minta Lotte ekspos dulu ke kita biar kita tahu,” ujarnya.Pada dasarnya, kata Edi, pihaknya setuju, lantaran pemerintah pusat juga telah mengizinkannya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilegon, Yayan Hambali mengatakan, pembangunan pabrik kimia asal Korea Selatan itu diklaim akan menguntungkan bagi pelaku usaha dan masyarakat nelayan sekitar Tanjung Peni, Kecamatan Grogol.

Kegiatan pembangunan PT LCI akan memberi pengaruh dan membawa perusahaan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar, khususnya nelayan. PT LCI sejak dari proses perizinan selalu melibatkan masyarakat nelayan sebagai pihak yang terkena dampak pembangunan."Jadi pembangunan Lotte ini telah membuka peluang kesempatan tenaga kerja serta membuka peluang usaha baru bagi para pengusaha lokal," kata Yayan, kemarin.

Yayan berharap kepada PT Seven Gates Indonesia dan PT Boskalis, selaku pelaksana kegiatan reklamasi dan pendalaman jetty PT LCI, agar selalu bersinergi, terutama dengan kepentingan nelayan Cilegon. "Kami akan selalu kawal jalannya reklamasi dan pendalaman jetty untuk Lotte," katanya.

Kepala Cabang PT Seven Gates Indonesia Cilegon, Himan mengatakan, adanya dukungan dari masyarakat nelayan terkait dengan kegiatan reklamasi yang akan dikerjakan pihaknya membuat pekerjaan diharap tidak mengalami gangguan. PT SGI juga berkomitmen untuk berkontribusi kepada masyarakat nelayan. "Selama pekerjaan berlangsung kita komitmen untuk memberikan kontribusi kepada mereka (nelayan -red), salah satunya akan membangun pangkalan nelayan seperti yang mereka usulkan ke kita," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, Herwanto mengatakan, izin pengerukan pasir laut PT LCI akhirnya terbit, sehingga LCI sudah bisa memulai melakukan aktivitas pengerukan pasir laut di sekitar Perairan Pulau Sangiang. Pengerukan akan dilakukan oleh PT SGI dan Boskalis. “Pasir laut yang dikeruk sekitar 3,5 juta ton dari perairan sekitar Pulau Sangiang, untuk reklamasi Lotte,” jelasnya, pekan lalu.

Izin tersebut telah dikeluarkan Kemenhub RI melalui Surat Keputusan Kementerian Perhubungan Nomor KM95 Tahun 2019, tentang persetujuan kepada PT Lotte Chemical Indonesia untuk Melaksanakan Kegiatan Kerja Keruk. Kata Herwanto, saat ini perusahaan yang akan melakukan pengerukan dan reklamasi masih memersiapkan peralatannya.

“Seperti ada pemasangan Buoy, pegelaran pipa, kemudian persiapan teknis lainnya, namun dari segi perizinan apa yang dilakukan oleh PT Lotte Chemical Indonesia sudah terpenuhi semua, baik perizinan yang berhubungan dengan persetujuan kerja keruk, persetujuan tentang penggunaan kapal asing, kemudian izin lingkungan, itu sudah semua, termasuk kemarin juga sudah beraudiensi dengan DPRD Kota Cilegon pekan lalu,” ungkapnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook