BPJS Ketenagakerjaan Akan Berubah Jadi BP Jamsostek

nurul roudhoh   |   Dunia Islam  |   Rabu, 16 Oktober 2019 - 11:51:20 WIB   |  dibaca: 93 kali
BPJS Ketenagakerjaan Akan Berubah Jadi BP Jamsostek

SERANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan akan berubah sebutannya n menjadi BP Jamsostek. Penggantian nama ini dilakukan agar masyarakat Indonesia dapat membedakan program antara BPJS Ketenagakerjaan dengan BPJS Kesehatan.

Hal ini terungkap dalam Seminar Opini Publik tentang Pemanfaatan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Bagi Pekerja Rentan di Wilayah Banten di salah satu hotel di Kota Serang, Selasa (15/10).Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah (Kanwil) Banten Eko Nugriyanto mengungkapkan, perubahan nama penyebutan dari BPJS Ketenagakerjaan menjadi BP Jamsostek ini telah dikonsolidasikan oleh kantor pusat kepada Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) beberapa waktu lalu.“Kemarin sudah kita konsolidasikan terkait dengan call name (nama panggilan) BP Jamsostek,” kata Eko Nugriyanto kepada wartawan.

Ia menjelaskan, perubahan penyebutan nama tersebut tidak akan merubah nama organisasi dan tupoksi yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 24 tahun 2011 tentang BPJS.
 “Nama panggilan BP Jamsostek ini, agar dapat mengingatkan masyarakat tentang nama BPJS Ketenagakerjaan yang dulu yaitu PT Jamsostek,” katanya.

Untuk mewujudkan hal tersebut lanjut Eko, pihaknya akan mulai transformasikan dokumen pada awal tahun 2020 mendatang. Selain itu perseroan juga akan mengganti nama BPJS Ketenagakerjaan di logo menjadi BP Jamsostek.

“Dalam perubahan call name ini tidak ada prosedur apapun, paling hanya merubah logo saja, sementara nama resmi nomenklatur diadministrasinya tetap sama,” terangnya.
Dikatakan Eko, adanya perubahan nama panggilan tersebut, sebagai upaya agar masyarakat tidak dibingungkan dengan nama serta program yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.

“Karena berdasarkan pantauannya banyak masyarakat yang mengenal BPJS Kesehatan, sementara BPJS Ketenagakerjaan yang mereka kenal adalah Jamsostek. Selain itu, masih banyak masyarakat yang hanya kenal dengan BPJS Kesehatan, sementara mereka tidak tahu ternyata ada BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Maka dari itu, Ekon menambahkan, pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan. Sebab selain menjamin dirinya dari kecelakaan kerja, namun juga turut serta gotong royong membantu sesama. “Sistem BPJS ini yaitu gotong royong, iuran yang kita bayarkan itu akan membantu masyarakat yang mungkin mengalami kecelakaan kerja dan lain sebagainya,” jelasnya.

Asisten Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Bidang Kepesertaan Didin Haryono mengatakan, perubahan nama panggilan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang adanya BPJS Ketenagakerjaan.“Ini perlu diketahui oleh masyarakat, bahwa kami juga memiliki program-program yang tentunya berbeda dengan BPJS Kesehatan, salah satunya yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK),” katanya. (ismet)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook