Hindari Pinjaman Dana Melalui Online

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:25:34 WIB   |  dibaca: 34 kali
Hindari Pinjaman Dana Melalui Online

HARI KOPERASI : Sekda Pery Hasanudin membuka kegiatan jalan sehat dalam rangka Hari Koperasi di Alun-alun Pandeglang, Selasa (15/10).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Pandeglang diingatkan untuk tidak tergiur dengan pinjaman dana melalui online. Para pelaku UMKM disarankan untuk meminjam dana melalui koperasi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pandeglang, Tatang Muhtasar mengingatkan, masyarakat khususnya para pelaku UMKM maupun rumahan untuk tidak meminjam uang melalui online di media sosial. Tatang menyarankan, masyarakat dapat meminjam uang melalui koperasi.

"Kami berharap masyarakat jangan tergiur oleh iklan bahwa pinjam uang mudah. Justru dengan pinjam uang melalui koperasi kita akan dilindungi," saran Tatang, ditemui usai peringatan hari koperasi ke 72 di Jalan Kesehatan Pandeglang, Selasa (15/10).

Menurut Tatang, ada beberapa koperasi di Kabupaten Pandeglang yang meminjamkan dana untuk para pelaku UMKM maupun masyarakat. "Ada beberapa koperasi yang meminjamkan uang untuk jenis usaha, seperti koperasi simpan pinjam, koperasi niaga jual beli dan jasa," ujarnya.

Ia menyebutkan, secara keseluruhan jumlah koperasi di Kabupaten Pandeglang mencapai ratusan lembaga. Namun ada beberapa koperasi yang sudah tidak berjalan, sehingga disarankan untuk melakukan transaksi jual beli secara elektronik. "Kalau koperasi yang sudah eksis itu hanya ada 117 dari total koperasi 565, tapi kita dorong khususnya koperasi yang niaga berkompetisi secara e-commerce, seperti di Blibli, Bukalapak, dan sekarang lagi kita dorong ke situ," terangnya.

Bagi koperasi yang tidak aktif, kata Tatang, terancam dibubarkan oleh pemerintah pusat karena sudah tidak ada aktivitas. "Untuk koperasi yang tidak jalan kita bubarkan selama dia tidak punya hutang ke pihak ke tiga. Nanti kita akan usulkan ke pusat," ucapnya.

Sementara itu, Sekda Pandeglang, Pery Hasanudin meminta, lembaga koperasi untuk masuk ke era revolusi industri 4,0. "Reformasi koperasi di era revolusi industri penting karena saat ini semua industri akan menggunakan teknologi digitalisasi dan artificial intelligence. Jadi dunia koperasi mau tidak mau harus siap menghadapi era itu dengan melakukan reformasi total koperasi," ujarnya.

Pery mengingatkan, lembaga koperasi untuk transaksi jual beli secara elektronik. "Saya berharap koperasi dapat beradaptasi dan bertransformasi dalam perubahan zaman, dan sudah saatnya koperasi memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan bisnisnya," harapnya. (yanadi/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook