BI Resmikan BI Corner Unbaja

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Rabu, 16 Oktober 2019 - 13:08:55 WIB   |  dibaca: 227 kali
BI Resmikan BI Corner Unbaja

BI CORNER: Suasana peresmian BI Corner di lantai II Perpustakaan Universitas Banten Jaya (Unbaja), Selasa (15/10).

SERANG, BANTEN RAYA-Erwin Soeriadimadja, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten meresmikan BI Corner yang berada di ruangan Perpustakaan Universitas Banten Jaya (Unbaja), Selasa (15/10).

Dalam sambutannya, Erwin mengatakan, Bank Indonesia memiliki Program Indonesia Cerdas. Salah satu dari program tersebut adalah memberikan bantuan sosial dalam bentuk pembangunan BI Corner atau pojok BI."Se-Indonesia Bank Indonesia akan membangun seribu BI Corner. Sedangkan untuk di Provinsi Banten sendiri terdapat enam perguruan tinggi, empat SMA dan 2 di lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten yang sudah dibangunkan BI Corner," kata Erwin.

Ia menilai, BI Corner sangat cocok dengan Unbaja karena sesuai dengan tagline Unbaja yaitu terdepan dalam mengantisipasi masa depan. Artinya dengan adanya BI Corner ini, maka lulusan Unbaja diharapkan mampu berkontribusi dalam proses pembangunan di Provinsi Banten."Saya juga berharap semoga BI Corner ini bisa bermanfaat, dan mengembangkan fasilitas pendidikan agar tangguh dan inovatif," harapnya.

Di lokasi yang sama, Rektor Unbaja, Sudaryono mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada Unbaja untuk mendapatkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk BI Corner.

Katanya, buku dan fasilitas yang tersedia di BI Corner akan memberikan wawasan baru bagi mahasiswa dan pengunjung Perpustakaan Unbaja. "Saya memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang setinggi-tinggi, karena Bank Indonesia turut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pembangunan BI Corner di Unbaja," katanya.

Menurutnya, dengan adanya BI Corner di Unbaja mampu meningkatkan daya baca mahasiswa dan dosen Unbaja. Karena saat ini daya baca di Banten mulai turun, nmaun minat baca semakin tinggi."Minat baca itu karena banyaknya media sosial, yang selalu dibaca oleh penggunanya. Sedangkan daya baca rendah, karena daya baca bersumber dari buku bukan dari media sosial," katanya.

Moment ini, lanjut Rektor Unbaja, menjadi sarana untuk kembali mengajak civitas Unbaja untuk kembali meningkatkan daya baca. "Mari kita kampanyekan budaya literasi di Unbaja, karena budaya literasi sangat penting," tegasnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook