Bintang Sains Kecamatan Cimarga: Sengit, Perempuan Dominasi Finalis

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 17 Oktober 2019 - 11:14:57 WIB   |  dibaca: 167 kali
Bintang Sains Kecamatan Cimarga: Sengit, Perempuan Dominasi Finalis

LEBAK – Peserta dari Kecamatan Cimarga mengisi Bintang Sains 2019 sesi kedua pada Rabu (16/10) di aula SMPN 1 Cimarga. Persaingan peserta sangat sengit. Hampir semua soal yang dibacakan host mampu dijawab oleh sebagian peserta sebelum akhirnya terpilih sepuluh finalis yang didominasi perempuan.

Sebanyak 330 peserta dari 38 SD di Kecamatan Cimarga yang mengikuti lomba pengetahuan matematika dan sains tersebut. Lomba disaksikan Kepala UPTD Cimarga Ali Beni dan Pengawas UPT Cimarga Karna.

Kepala sekolah dan guru pendamping yang ikut memotivasi siswa didiknya ikut terbawa suasana tegang selama lomba. Terutama saat host mencari satu finalis lagi dari dua peserta yang tersisa pada babak penentuan.

Host sampai harus membacakan beberapa soal karena mampu dijawab kedua peserta. Sampai akhirnya, salah satu peserta sukses merebut jatah satu tiket finalis setelah menjawab soal IPA. Finalis perwakilan Kecamatan Cimarga didominasi perempuan yang  mencapai delapan dari sepuluh jatah finalis.

Kepala UPTD Cimarga Ali Beni mengalungkan medali kepada finalis.

Kepala UPTD Pendidikan Cimarga Ali Beni mengaku antusias mengikuti lomba karena dinilainya menegangkan. Ia menilai, persaingan peserta untuk merebut jatah sepuluh finalis cukup sengit. “Saya sangat puas dan bangga terhadap peserta, pada pintar dan cerdas,” pujinya.

Dia mengaku, optimistis finalis perwakilan Kecamatan Cimarga akan mengukir sejarah dan mengharumkan nama wilayah di final. Lantaran itu, ia meminta kepala sekolah dan guru pendamping mempersiapkan kembali siswa didiknya agar dapat bersaing di final.

“Jangan berpuas diri dulu, harus lebih giat lagi belajarnya. Karena pastinya di final bersaing dengan siswa terbaik dari seluruh kecamatan di Lebak,” pesannya.

Refa Rinzi, salah satu finalis dari SDN 3 Inten Jaya berjanji akan lebih giat belajar agar bisa menjadi juara Bintang Sains Kabupaten Lebak. Ia mengaku, tidak pernah menyangka bisa menjadi bagian dari sepuluh finalis. “Saya rada kesulitan jawab soal esai matematika karena waktu yang diberikan dikit. Untungnya bisa dilewati,” ucapnya. (nce/zai/ira)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook