Satu PKL Kebagian Satu Lapak

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 17 Oktober 2019 - 12:48:52 WIB   |  dibaca: 33 kali
Satu PKL Kebagian Satu Lapak

DIDATA: Para PKL memenuhi bahu Jalan Tirtayasa, Rangkasbitung, Rabu (16/10) pagi. Pemkab Lebak melalui tiga OPD kini melakukan pendataan PKL.

LEBAK, BANTEN RAYA- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak mulai melakukan pendataan pedagang kaki lima (PKL). Hal itu dilakukan untuk menciptakan ketertiban, kebersihan, dan keindahan (K3) di lingkungan Pasar Rangkasbitung, Jalan Tirtayasa, dan Jalan Sunan Kalijaga.

Dalam pendataan tersebut, satu nama pedagang hanya boleh memiliki satu meja lapak untuk berjualan. Berbeda dengan sebelumnya, satu pedagang bisa memiliki dua atau tiga meja lapak berjualan, sehingga kondisi lingkungan pasar, Jalan Tirtaya dan Jalan Sunan Kalijaga pada malam hingga pagi hari sangat padat.“Pekan ini pendataan PKL mulai kami lakukan secera bertahap. Dalam pendataan tersebut, satu nama pedagang hanya boleh memiliki satu meja lapak berjualan,” ujar Dedi Rahmat, kemarin.

Ditambahkanya, bila satu nama pedagang tetap diperbolehkan untuk memiliki lebih daru satu meja lapak berjualan, maka lokasi lingkungan pasar maupun Jalan Tirtayasa dan Sunan Kalijaga, lama kelamaan tidak ada ruang untuk akses jalur lalu lintas maupun pejalan kaki. Apabila satu pedagang hanya satu meja lapak, tentu lahan yang ada di lingkungan pasar dan sekitarnya tidak akan semarawut dan tidak akan mengganggu arus lalu lintas.

“Belum lagi kami harus memindahkan PKL di ruas Jalan Stasiun Kereta Api (KA) Rangkasbitung yang dalam waktu dekat ini harus segera direalisasikan. Untuk itu, melalui pendataan tersebut, maka lahan di lingkungan pasar bisa mengakomodir pemindahan PKL di Jalan Stasiun KA,” katanya.

Kepala Dinas Satpol PP Lebak Dartim menegaskan, hampir setiap tahun pasca lebaran Idul Fitri, jumlah PKL terus bertambah. Sedangkan lahan yang ada di lingkungan Pasar Rangkasbitung cukup terbatas, sehingga dampaknya kenyamanan umumpun menjadi terganggu.“Semoga saja melalui pendataan ini, persoalan demi persoalan kenyamanan dan ketertiban di lingkungan Pasar Rangkasbitung tidak lagi terjadi,” harap Dartim.

Terpisah, Ketua Paguyuban PKL Pasar Rangkasbitung Basuni mengaku sangat mendukung program pemkab yang terus berupaya menciptakan agar lingkungan pasar terjaga K3-nya. Begitu pula dengan pendataan terhadap PKL yang kini sedang berjalan secara bertahap, pihaknya sangat terbuka karena program tersebut tujuaannya untuk kecamanan bersama.
“Jauh sebelum pendataan dilakukan, saya sudah sampaikan kepada para PKL agar memiliki kesadaran yang tinggu untuk mendukung K3 di lingkungan Pasar Rangkasbitung,” ujar Basuni.(hudaya/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook