Pendapatan Pajak di Samsat Cikande Capai Rp 235 Miliar

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 17 Oktober 2019 - 15:22:11 WIB   |  dibaca: 27 kali
Pendapatan Pajak di Samsat Cikande Capai Rp 235 Miliar

PEMERIKSAAN PAJAK: Kepala UPT Samsat Cikande pada Badan Pendapatan daerah (Bapenda) Provinsi Banten Rita Prameswari Riva’i (tengah) memeriksa pajak kendaraan bermotor (PKB) milik masyarakat yang mengurus pelayanan pajak di Kantor Samsat Cikande, Rabu (16/10).

SERANG, BANTEN RAYA- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Cikande pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten pada tri wulan ke III berhasil merealisasikan pendapatan daerah mencapai Rp 235 miliar atau sekitar 87 persen dari target tahun 2019 yaitu sebesar Rp 296 miliar.

Kepala UPT Samsat Cikande pada Bapenda Provinsi Banten Rita Prameswari Riva'i mengatakan, pada tahun 2019 untuk target pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) dan pajak air permukaan (PAP) mencapai Rp 296 miliar. Rinciannya PKB sebesar Rp 119 miliar, BBNKB sebesar Rp 139,7 miliar dan pajak air permukaan Rp 11,1 miliar."Alhamdulillah, triwulan ke III ini realisasi PKB, BBNKB dan pajak air permukaan kita hampir mencapai target," katanya kepada Banten Raya, Rabu (16/10).

Menurut Rita, secara rinci pendapatan pajak pada triwulan III yaitu PKB Rp 114 miliar atau sekitar 96 persen dari target, BBNKB Rp 114 miliar atau sekitar 80 persen dari target dan PAP Rp 8,7 miliar atau sekitar 78,5 persen dari targetnya."Sampai saat ini UPT Samsat Cikande yang paling tertinggi realisasinya (dari beberapa Samsat yang ada di Banten, mulai dari Cilegon, Kota Serang, Balaraja dan yang lainnya)," ujarnya.

Rita mengungkapkan, untuk mencapai target tersebut pihaknya telah bekerja keras dan sering melaksanakan program-program untuk memudahkan wajib pajak (WP) dalam mendapatkan pelayanan di Samsat Cikande."Kami rutin melaksanakan razia pajak kendaraan. Bahkan kami menjemput bola dengan mendatangi pelanggan samsat di rumah atau di kantornya. Untuk memudahkan mereka membayar pajak. Ini salah satu upaya kami dalam mencapai target tersebut," ungkapnya.

Bahkan, ujar Rita. Samsat Cikande juga melakukan penarikan PAP, selain pajak kendaraan. Dengan begitu pihaknya harus bekerja ekstra untuk mencapai semua target pajak tersebut. Apalagi pemasukan pajak air permukaan di dominasi di Kabupaten Serang."Saya harus sering-sering curiga. Misalnya, ada perusahaan yang menggunakan airnya sedikit, kita langsung cek ke lokasi, khawatir mereka melakukan kecurangan dengan mengurangi debit airnya," jelasnya.

Rita menegaskan, masyarakat di wilayah Samsat Cikande mulai sadar akan pentingnya membayar pajak. Hal itu terbukti dengan tingginya pendapatan pajak pada triwulan ke III tersebut. Pajak sendiri merupakan sumber utama pendapatan negara. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberi edukasi kepada masyarakat akan pentingnya bayar pajak."Kesadaran masyarakat sudah meningkat dan kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk membayar pajak dan memanfaatkan program bebas denda pajak hingga akhir Oktober 2019 ini," tegasnya. (darjat/rahmat)msat, kemarin.

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook