Rumah Prasejahtera Akan Diberi Label

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 18 Oktober 2019 - 14:49:25 WIB   |  dibaca: 27 kali
Rumah Prasejahtera Akan Diberi Label

RAKOR : Suasana rakor labelisasi rumah prasejahtera di Dinsos Kabupaten Tangerang, kemarin.

KAB. TANGERANG, BANTEN RAYA - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang segera melakukan labelisasi rumah prasejahtera di 35 desa, yang tersebar di empat kecamatan. Program yang bekerjasama dengan Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Kota Tangerang ini untuk mendorong program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tepat sasaran dan terbuka.

Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Uyung Mulyardi mengatakan, saat ini program Labelisasi Rumah Prasejahtera masih dalam proses persiapan. “Ya, akan dilakukan Labelisasi Rumah Prasejahtera, masih persiapan,” singkat Duyung kepada wartawan di ruangnya, Kamis (17/10).

Sementara itu, Pimpinan Kegiatan Labelisasi Rumah Prasejahtera pada Dinsos Kabupaten Tangerang, Ahmad Hidayat mengatakan, program labelisasi rumah keluarga prasejahtera ini akan dilaksanakan pada 26 Oktober 2019 mendatang. Tahun ini kata dia, dilaksanakan di 35 desa yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Tigaraksa, Kecamatan Jambe, Kecamatan Cisoka, dan Kecamatan Solear.

“Pelaksanaan program ini enam hari kerja. Penerima labelisasi rumah prasejahtera di 35 desa, dengan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) targetnya 16.566 KPM,” katanya.
Nantinya, lanjut pria yang akrab dipanggil Hidayat ini, satu tim satu desa, yang melakukan survei berdasarkan data KPM penerima BPNT. Tim survei ini terdiri dari unsur masyarakat dan didampingi anggota Bhabinkamtibmas Polres Kota Tangerang.

“Nanti tim akan memasang atau mengecat dinding rumah yang dilabeli dengan tulisan Rumah Keluarga Pra Sejahtera Penerima Manfaat Bantuan Sosial Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kalau nanti ada warga yang menolak labelisasi maka akan didata dan dilaporkan ke pemerintah desa atau kelurahan setempat untuk pembahasan lebih lanjut,” jelasnya.

Hidayat mengungkapkan, tujuan kegiatan ini untuk mendorong tepat sasaran penerima program BPNT dan juga transparansi publik. “Kami ingin penerima BPNT itu jelas. Data yang ada di kami itu se-Kabupaten Tangerang jumlah penerima BPNT mencapai 129.000an KPM,” tandasnya.

Menurut Hidayat, sampai saat ini nyaris tidak ada yang mengundurkan diri dalam penerimaan BPNT, sehingga perlu labelisasi untuk memastikan kondisi di lapangan. “Kemudian ini juga untuk mencegah adanya KPM yang sudah pindah atau meninggal dunia, tapi masih menerima bantuan sosial BPNT,” tegasnya.

Kasat Binmas Polresta Tangerang, Kompol Teguh Wahyudi menambahkan, pihaknya siap mendampingi tim survei sampai selesai kegiatan labelisasi rumah prasejahtera. Hal ini kata dia, juga sebagai upaya menumbuhkan kesadaran dari penerima BPNT, bahwa jika kondisi perekonomiannya sudah layak jangan lagi menerima bantuan sosial. “Pemerintah juga harus bisa mendidik masyarakatnya,” pungkasya. (imron)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook