40 Guru Disiapkan Hadapi Abad 21

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Senin, 21 Oktober 2019 - 10:57:28 WIB   |  dibaca: 39 kali
40 Guru Disiapkan Hadapi Abad 21

LEBAK, BANTEN RAYA- Sebanyak 40 guru sekolah dasar (SD) mengikuti kegiatan workshop penguatan pembelajaran dan penilaian (3P), di SDN 3 Pabuaran, Kecamatan Rangkasbitung, Sabtu (19/10). Guru yang mengikuti workshop 3P terdiri dari SDN 2 Pabuaran, SDN 1 Pabuaran, SDN 1 Kolelet dan SDN 3 Kolelet, Kecamatan Rangkasbitung.

"Di SDN 3 Pabuaran diadakan workshop pengimbasan penguatan, pembelajaran, penilaian dan ekstrakurikuler. Ini merupakan  kelanjutan program bantuan pembinaan kurikulum dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2019," kata Kepala SDN 3 Pabuaran Lilis Rohmalia kepada Banten Raya.

Lilis menjelaskan, sebelumnya kegiatan serupa sudah dilaksanakan. Pesertanya guru-guru SDN Pabuaran 3 sebanyak 20 orang. "Kali ini jumlah peserta lebih banyak, ada 40 orang guru berasal dari SDN 1 Pabuaran, SDN 2 Pabuaran, SDN 3 Kolelet dan SDN 1 Kolelet. Yang sama-sama mengikuti bimbingan penguatan pembelajaran kaitan RPP, soal-soal HOTS (higher order thinking skills), ekstra kurikuler dan e-raport," katanya.

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lebak Iwan Setiawan menuturkan, inti dari kegiatan workhshop adalah menyiapkan guru-guru agar memberikan proses pembelajaran menghadapi abad 21. "Titik akhirnya, peserta didik kita siapkan menjadi generasi sumber daya kita, generasi emas 2045. Jadi guru-guru dilatih menyiapkan proses pembelajaran menjawab tantangan abad ke-21," katanya.

Lebih lanjut Iwan mengungkapkan bahwasannya tantangan menghadapi abad 21, sebelum KBM, guru membutuhkan persiapan, perencanaan, proses pemblajaran dan proses penilaian. Jadi guru dituntut bagaimana merencanakan, bagaimana proses pembelajaran, bagaimana proses penilaian.

"Bahkan untuk ke depan, pembelajaran digital, kita punya akses rumah belajar. Adapun program saat ini tekanannya pada perencanaan, proses, dan penilaian jadi bagaimana menyiapkan proses pembelajaran menyenangkan yang menjawab tantangan kedepan," katanya.

Kepala UPT Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Rangkasbitung Rusli berharap, peserta workhshop dapat mengimplementasikannya di sekolahnya masing-masing,"sehingga generasi kedepan bisa lebih mapan,"katanya. (purnama/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook