Pelajar Ikut Sosialisasi Aids

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Senin, 21 Oktober 2019 - 12:35:02 WIB   |  dibaca: 77 kali
Pelajar Ikut Sosialisasi Aids

PAPARAN: Berta salah seorang anggota Komisi Penanggulangan Aids Banten saat memaparkan materinya, kemarin.

SERANG,BANTEN RAYA- Dalam rangka memberikanm pengetahuan mengenai bahaya narkotika, dan pencegahan HIV/Aids, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan Dan Keluarga Berencana Provinsi (DP3AKKB) Banten menggelar Desiminasi Pencegahan HIV/Aids atau Napza bagi pelajar SLTA se-Banten.Dalam sambutannya, Kepala DP3AKKB Banten, program desiminasi pencegahan hiv/aids ataupun napza merupakan salah satu program yang sangat mendukung kepada kesehatan dan ketahanan keluarga.

Ia menjelaskan, terdapat undang-undang, peraturan pemerintah maupun peraturan daerah yang menentang dan menyampaikan akan bahayanya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya atau biasa disebut napza terhadap manusia."Diantaranya Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2013, tentang pelaksanaan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 6 Tahun 2010 tentang Hiv/Aids," kata Nina, kemarin.

Menurut Nina, dengan menggunakan napza akan berdampak negatif terhadap mental serta perilaku manusia itu sendiri, karena akan mendorong melahirkan perilaku seks bebas yang pada akhirnya menimbulkan penyakit baru yakni HIV/Aids yang akan merusak kesehatan reproduksi serta turunnya sistem kekebalan tubuh."Tentunya hal tersebut sesuai dengan arahan dan kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, untuk menolak peredaran narkotika di Banten dan menekan angka penderita HIV Adis di Banten," ungkapnya.

Menurut Berta, salah seorang anggota Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Banten, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memberikan pengetahuan kepada pelajar di Banten, bahwa penyalahgunaan narkotika salah satu penyebab terjangkitnya penyakit HIV/Aids."Kegiatan ini salah satu bukti bahwa Pemprov Banten sangat konsen untuk mencegah peredaran narkotika dikalangan pelajar, dan ingin menekan angka kasus HIV/Aids di Banten," katanya.

"Ini juga salah satu upaya sinergitas antara KP3AKKB Banten, KPA Banten dan instansi terkait lainnya untuk menjalankan Program Gubernur dan Wakil Gubernur Banten untuk melakukan pencegahan peredaran narkotika dan menekan angka kasus HIV/Aids di Banten," sambungnya.Dalam kesmepatan itu, Berta berharap, dengan adanya kegiatan ini mampu memberikan wawasan yang baru mengenai bahaya narkotika dan HIV/Aids dikalangan pelajar, sehingga peserta memiliki perubahan prilaku ke yang lebih baik. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook