Libatkan 500 Petani, Cetak Rekor Muri

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 21 Oktober 2019 - 13:17:34 WIB   |  dibaca: 52 kali
Libatkan 500 Petani, Cetak Rekor Muri

TANAM POHON: Direksi PT CIMB Niaga Auto Finance secara simbolis menanam pohon sengon di Kampung Cirunten, Desa Bandulu, Kecamatan Anyer, Minggu (20/10).

ANYER – Berkurangnya hutan di Kabupaten Serang menjadi perhatian berbagai pihak sehingga terdorong untuk menanam pohon dalam jumlah yang banyak seperti yang dilakukan CIMB Niaga Auto Finance (CNAF).

Bertempat di Kampung Cirunten, Desa Bandulu, Kecamatan Anyer, Minggu (20/10), pimpinan direksi CIMB Niaga Auto Finance bersama para karyawannya menanam 50.000 pohon sengon di desa tersebut. Penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari corporate social responsibility (CSR) perusahaan tersebut.

Kegiatan penanaman pohon yang dalam rangka memperingati ulang tahun CNAF yang ke-38 itu mencetak Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai penandatanganan memorandum of understunding (MoU) penanaman pohon sengon kepada petani terbanyak dari satu kabupaten yakni 500 orang petani.

“Upaya ini merupakan wujud komitmen dan dukungan CNAF untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Kami berharap para petani  dapat menggunakan hasil budi daya pohon sengon ini untuk membantu perekonomian anggota kelompoknya,” ujar Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman.

Tujuan dilibatkannya ratusan petani dalam program penanaman 50.000 pohon tersebut agar pohon yang telah ditanam dapat dirawat, dipelihara, dan dikelola hasilnya yang dibantu oleh Balai Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten yang akan melakukan kontrol dan evaluasi.

“Dengan pemilihan bobot yang baik dan lokasi penanaman yang sesuai para petani dapat membudidayakan pohon sengon ini untuk mendapatkan hasil panen yang optimal. Adapun alasan ditanamnya 50.000 pohon sesuai dengan jumlah kendaraan yang kami beri pembiayaan yaitu, 50.000 unit kendaraan,” katanya.

Sementara itu, General Manager Muri Yusuf Ngadri menjelaskan, pemberian rekor muri pada kegiatan tersebut bukan karena jumlah pohon yang ditanam namun karena MoU yang melibatkan petani dengan jumlah terbanyak yang pernah dilakukan.

“Penanaman pohon sudah banyak dilakukan orang, bahkan ada yang mencapai satu juta pohon, tapi penanaman ini melibatkan petani. Perusahaan memberikan pendampingan kepada mereka karena pohon ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tuturnya.(TANJUNG)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook